Delapan Pegawai Kemenag Pensiun

Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, CIANJUR- Sedikitnya delapan PNS di bawah lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Cianjur, sudah mengakhiri masa jabatannya (pensiun) pada tahun ini.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian Kementrian Agama (Kemenag) Cianjur, Didin Solihin menjelaskan, kedelapan pegawai yang sudah pensiun diantaranya kepala madrasah, guru madrasah dan penyaji bahan KUA .

“Kedelapan pegawai tersebut memang sudah waktunya pensiun, karena masa kerjanya sudah habis,“ jelasnya.

Menurutnya, jumlah pegawai yang pensiun tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun kemarin, yakni sebanyak 11 orang.


“Tahun sebelumnya yang pensiun didominasi oleh guru madrasah. Tetapi untuk tahun sekarang, yang pensiun didominasi oleh kepala madrasah baik dari MA maupun Mts,” tuturnya.

Syarat menjadi kepala madrasah berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, Pasal 90 adalah batas usia pensiun minimal 58 tahun bagi pejabat adminsitrasi atau struktural. Sedangkan batasan usia bagi guru maupun kepala madrasah adalah 60 tahun, harus golongan minimal 3C, harus mengikuti uji kompetensi kemampuan calon kepala madrasah.

“Apabila dalam syarat calon kepala madrasah dinyatakan lulus dalam mengikuti uji kompetensi serta dinyatakan lulus. Maka akan diproses selama satu bulan di Kantor Wilayah (Kanwil),“ papar Didin.

Ditambahkannya, pada saat mengalami kekosongan kepala madrasah, maka akan diisi oleh pejabat sementara sebagai penggantinya sebelum menemukan kepala madrasah yang baru.

“Bagi sekolah yang saat ini kosong pemimpinnya, untuk sementara akan digantikan oleh pejabat sementara yang ditunjuk langsung oleh pihak sekolah dengan melaporkannya ke pihak kemenag (Bagian kepegawaian),” ungkapnya.(riz/dep)