Rem Blong, Truk Masuk Kebun

NYUNGSEP: Truk bermuatan air mineral kemasan yang tersungkur ke kebun ubi milik penduduk di Gekbrong.
NYUNGSEP: Truk bermuatan air mineral kemasan yang tersungkur ke kebun ubi milik penduduk di Gekbrong.
NYUNGSEP: Truk bermuatan air mineral kemasan yang tersungkur ke kebun ubi milik penduduk di Gekbrong.

POJOKJABAR.id, CIANJUR – Sebuah truk tronton yang mengangkut ribuan dus air mineral kemasan, Rabu (26/8/2015) siang kemarin terperosok di sebuah kebun ubi Cilembu milik Haji Buldan (56), warga Kampung Bangbayang RT02/RW01, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong. Akibatnya, selain truk mengalami rusak parah, air mineral yang rencananya akan dikirim ke Bandung juga berceceran.

Diceritakan Buldan, ketika itu, ia sedang istirahat dan duduk di pojok areal perkebunannya setelah memotong tanaman liar. Sekitar pukul 10.00 WIB, tiba-tiba ia mendengar suara benturan dan pohon yang patah. Beberapa saat kemudian, kepala sebuah truk nampak menyembul dari jalan raya yang cukup padat itu.

“Suaranya keras sekali. Untungnya tempat saya duduk itu agak jauh. Ternyata yang masuk truk besar. Makanya saya sampai melompat karena saking kagetnya,” terang Buldan, saat ditemui di lokasi.

Berdasarkan pengamatan, posisi kebun yang berada sekitar dua meter di jalan raya, menyebabkan kerusakan yang cukup parah terhadap truk tronton bernomor polisi D 9245 AE itu. Kerusakan paling parah terlihat pada kaca depan yang pecah serta roda depan dan belakang yang patah. Beruntung sopir dan kenek selamat dalam kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar 20 meteran dari Sarana Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) Bangbayang itu.


“Saya lihat sopir dan keneknya selamat dan tidak ada luka-luka. Tapi katanya dibawa ke tempat berobat.” Tambah Buldan.

Sopandi (30), salahseorang saksi mata, kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu) mengatakan bahwa truk melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur.

“Mungkin rem blong, dan sopir sengaja membanting kemudi ke kiri biar tidak ada korban.” Jelas dia.

Di tempat yang sama, petugas security depo air mineral kemasan itu, Riski Yugina, menyebutkan bahwa sang sopir, Endang (50), sudah mengeluhkan kondisi rem yang kurang maksimal. Truk tadinya bakal diservis di Bandung, sekalian mengantarkan muatan 1.440 boks air mineral kemasan.

“Memang selang remnya bocor dan mau diperbaiki di Bandung. Jadi sekalian mengirim barang ke sana. Makanya rem juga tidak begitu maksimal,” kata dia.

Rizki mengatakan, meski truk rusak, sopir dan keneknya selamat dan hanya mengalami keseleo pada bagian pinggang. Karena itu, Endang pun langsung dilarikan ke tukang pijat. Kerugian akibat kecelakaan tersebut, Rizki tidak bisa menyebutkan dengan jelas. Sedangkan ribuan boks air mineral langsung dievakuasi dan dibawa kembali ke depo.

“Satu boks itu harganya Rp38ribu, tinggal dikalikan saja. Kalau untuk barang muatan dan armadanya, saya kurang tahu. Itu nanti apa kata pimpinan.” Tutup Rizki. (ruh/cr1)