Polisi-TNI Tak Akan Tanggung-tanggung Amankan Pilkada

Pasangan calon bupati dan wakil bupati saat menunjukan nomor urut mereka.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati saat menunjukan nomor urut mereka.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati saat menunjukan nomor urut mereka.

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Dengan telah ditetapkannya pasangan calon (paslon) peserta Pilkada serentak 2015 Kabupaten Cianjur, maka pengawasan dan pengamanan pun bakal semakin ditingkatkan. Dalam hal ini, bukan hanya pihak kepolisian yang bakal mempelototi gelaran Pilkada 9 Desember 2015 nanti, TNI seperti dari Yonif Raider 300, Yon Armed, Kodim 0608 Cianjur, Subdenpom serta lembaga keamanan lainnya juga ikut dilibatkan.

Hal itu terungkap dalam rakor lintas sektoral Operasi Mantap Praja 2015 dalam rangka pengamanan pemilihan bupati dan wakil bupati yang digelar di aula Polres Cianjur, Selasa (25/8/2015) siang kemarin.

Dalam rakor yang dipimpin Kabag Ops Polres Cianjur, Kompol Hilman Muslim, membahas berbagai kemungkinan mulai dari yang terkecil hingga yang paling buruk sekalipun. Karena itu, ia pun secara khusus meminta kepada semua pihak untuk memberikan pengawasan ekstra jalannya pesta demokrasi tersebut.

“Operasi Mantap Praja ini efektif dimulai sejak masuk masa kampanye hingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Cianjur terpilih, yakni pada Mei 2016 mendatang,” tutur Hilman, kemarin.


Pihaknya, bersama unsur TNI dan elemen lainnya, tidak akan tanggung-tanggung dalam mengamankan periode selama itu. Total, ribuan personil pun akan diterjunkan langsung untuk ditempatkan di masing-masing titik yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Ada ribuan personil siap diterjunkan. Tujuan utamanya adalah menjaga keamanan dan kondisivitas Cianjur sampai seluruh tahapan pilkada rampung,” jelas dia.

Sebagai tanda dimulainya Operasi Mantap Praja 2015, sambung Hilman, bakal dilakukan gelar pasukan sekaligus memberikan arahan serta teknis pembagian kerja. Dengan begitu, akan lebih mempermudah pihaknya untuk menerapkan pola pengamanan pilkada.

“Besok kami akan gelar apel pasukan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh personil yang tergabung dalam operasi ini. Sedangkan untuk Pores Cianjur sendiri akan menerjunkan dua per tiga dari total pasukan yang ada,” beber dia.

Selain menitikberatkan pada keamanan dan kondusivitas Cianjur, tambah Hilman, operasi tersebut digelar juga untuk mengantispasi keributan yang rawan terjadi pada proses helaran pesta demokrasi. Karena itu, pihaknya pun sudah mempersiapkan berbagai skema pengamanan dan penangan jika memang nantinya terjadi chaos sekalipun.

“Setiap proses pemilu itu rawan terjadi keributan bahkan sampai chaos. Itu bisa saja terjadi mulai dari tahap penetapan, masa kampanye, pemungutan suara hingga penghitungan hasil suara,” papar dia.

Hilman mengungkapkan, fokus dan sasaran dalam Operasi Mantap Praja itu, selain masyarakat umum, juga berlaku untuk masing-masing calon, pendukung, penyelenggara pemilu, logistik pilkada, sarana dan prasarana, lokasi dan bangunan penyelenggara maupun tempat pemungutan suara (TPS).

“Semua itu rawan menimbulkan kericuhan. Misalnya ketika digelar kampanye dengan melibatkan konsentrasi massa yang cukup besar itu juga dapat memicu keributan. Karena itu, pengemanan pun harus dikoordinasikan dengan berbagai pihak,” urai Hilman.

Karena itu, pihaknya pun mengimbau kepada semua pihak untuk berlaku bijak. Semisal, ketika akan melakukan konvoi, ada baiknya meminta pihaknya untuk dilakukan pengawalan. Tujuannya, agar ketertiban tetap terjaga serta tidak mengganggu lalu-lintas.

“Jika ada pihak keamanan, bisa untuk meminilisir adanya gangguan ketertiban dan arus lalu-lintas,” sambung dia.

Kendati demikian, pihaknya tetap akan melakukan deteksi dini terhadap segala kemungkinan yang ada. Dengan begitu, ketika ada hal yang dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan, maka akan bisa langsung dilakukan penanganan dini sehingga tidak merembet menjadi permasalahan yang lebih besar.

“Kami akan terus memantau dan melakukan usaha-usaha pencegahan serta menertibakan saat terjadi keributan. Hal itu dilakukan agar pilkada Cianjur tahun ini berjalan dengan aman dan tertib serta menghasilkan pemimpin yang jujur, amanah dan bertanggungjawab,” pungkas Hilman.(ruh/dep)