Ini Makna Nomor Urut Dimata Paslon

Pasangan calon bupati dan wakil bupati saat menunjukan nomor urut mereka.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati saat menunjukan nomor urut mereka.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati saat menunjukan nomor urut mereka.

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Akhirnya, pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Cianjur 2015, resmi memiliki nomor urut. Kepastian itu didapatkan melalui sidang pleno pengundian dan penentuan nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur periode 2016-2021 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur di Hotel Green Hill, Ciherang, Pacet, Selasa (25/8/2015) pagi.

Pengundian nomor urut itu sendiri lengkap dihadiri oleh ketiga pasangan calon, yakni Deni Sunarya-Zainy Hamzah, Suranto-Aldwin Rahadian dan Irvan Rivano Muchtar-Herman Suherman, yang sudah ditetapkan KPU Cianjur sehari sebelumnya.

Dari hasil pengundian, pasangan Deni Sunarya-Zainy Hamzah mendapatkan nomor urut satu. Pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman Suherman mendapatkan nomor urut dua dan pasangan Suranto-Aldwin Rahadian mendapatkan nomor urut tiga.
Tak pelak, masing-masing pendukung yang sejak awal mengikuti jalannya sidang pleno dan duduk rapi di belakang masing-masing pasangan pun, langsung meneriakkan yel-yel dukungannya dan saling sahut menyahut di antara para pendukung.

Calon Bupati Cianjur Deny Sunarya mengaku, angka nomor urut satu sesuai dengan prediksi tim.


“Kami dengan tim di posko pemenangan sudah sepakat mengadakan konser bertajuk satu jari menuju jalan selamat,” terangnya kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu, Selasa (25/8/2015.

Saat ditanya makna dari angka nomor satu, ia enggan lebih jauh menjelaskan.

“Pasti ada maknanya angka satu ini, nanti kami akan beberkan semuanya di kampanye terakhir. Kami optimis bisa unggul dengan didukung tim yang solid,” paparnya.

Sementara itu Calon Bupati Irvan Rivano Muchtar Soleh mengaku proses penentuan nomor urut ini berjalan dengan baik.

“Kami berharap ‘Beriman’ bisa diridhoi Allah SWT,” tuturnya.

Diakuinya proses kampanye saat ini dibatasi, sehingga pihaknya akan bergerilya di lapangan bersama ketua partai pengusungnya. Namun, saat ditanya strategi lebih rinci pihaknya enggan memaparkan.

“Tim kami solid dan kami optimis bisa unggul,” tegasnya.

Terlebih saat ini wakilnya Herman sudah dari awal berjuang, sehingga sudah ada nampak kantong – kantong suara.

“Saat ini kami yakin bisa memiliki 60 persen suara, dan diakhir-akhir kami bisa mengantongi 90 persen suara,” jelasnya.

Menurutnya angka nomor urut dua ini bisa menjadi pertanda baik. Pasalnya nomor urut dua berada di tengah – tengah. “Angka dua merupakan pertanda baik. Masyarakat akan langsung melihat angka dua karena berada di tengah – tengah,” pungkasnya.

Sementara itu, pasangan Suranto-Aldwin Rahadian, mengucapkan rasa syukur mendapatkan nomor urut tiga. Menurut Suranto, nomor urut tiga bukan berarti yang terakhir atau paling buncit. Melainkan tanda bahwa itu adalah kemenangan bagi pasangan Suranto-Adlwin Rahadian.

“Sangat bersyukur dapat nomor urut tiga. Bukan nomor urut yang menjadi tujuan kami mencalonkan diri, tapi tujuan utamanya adalah bekerja sepenuhnya untuk rakyat Cianjur yang seutuhnya. Ini adalah tanda kemenangan bagi kami,” tegas Suranto.(ruh/dep)