Polis Kawal Paslon 24 Jam

Tiga paslon hadiri Sidang Pleno Penetapan Pasangam Calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur.
Tiga paslon hadiri  Sidang Pleno Penetapan Pasangam Calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur.
Tiga paslon hadiri Sidang Pleno Penetapan Pasangam Calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur.

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Setelah tiga pasangan calon peserta Pilkada serentak 2015 Kabupaten Cianjur, ditetapkan, KPU Cianjur, kemarin. Pengamanan semakin secara khusus kepada masing-masing paslon ditingkatkan.

Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan pasukan khusus yang bakal memberikan penjagaan 24 jam penuh non stop kepada semua pasangan calon.

”Kami sudah menyiapkan pasukan khusus untuk pengamanan semua paslon. Personil ini akan terus berada di sekitar paslon,” ungkap Kapolres, Senin (24/8/2015).

Untuk pengamanan para paslon itu sendiri, Kapolres menyebut, setiap calon bakal didampingi dua personil. Jadi, masing-masing paslon bakal didampingi oleh empat personil khusus. Jika ditotal, jumlah personil khusus dari Polres Cianjur itu sebanyak 12 personil.


”Personil khusus ini siap memberikan keamanan semaksimal mungkin kepada masing-masing calon,” kata Asep.

Asep menyebut, personil dan pasukan khsusus bentukan Polres itu memiliki spesifikasi, kualifikasi dan spesialisasi khusus tingkat tinggi. Hal ini dilakukan, karena keamanan dan keselamatan para calon adalah hal yang utama dan harus terjamin.

”Personil tersebut mengawal dan menemani setiap pasangan calon kemana pun mereka berada. Mereka juga dilengkapi senjata,” papar Asep.

Disinggung berkenaan dengan kualifikasi khusus dimaksud, Asep menjelaskan, bahwa personil pengamanan itu sudah dipersiapkan sedemikian rupa hingga untuk kemungkinan paling buruk sekalipun.

”Intinya siap untuk melakukan apapun dalam melaksanakan tugas pengamanan itu. Makanya, kualifikasinya juga sangat khusus, seperti penanganan menghadapi chaos atau yang membahayakan nyawa calon,” beber dia.

Adapun pola pengamanan yang dilakukan kepada para calon itu, lanjut Asep, menerapkan pola pengamanan tertutup. Bahkan, keberadaannya sekalipun, sulit untuk dibedakan dengan orang biasa.

Asep menambahkan, pengamanan tersebut, sebenarnya sudah mulai dilakukan pihaknya beberapa waktu yang lalu. Namun, hal itu secara efektif dimulai hari ini mulai saat sidang pleno penentuan nomor urut pasangan calon.

”Mereka semua berpakaian preman dan tugasnya lebih pada proteksi kepada para calon,” jelas dia.

Selain itu, pada masa kampanye, pihaknya juga sudah menyiapkan sebanyak 670 personel yang akan mengawal demi keamanan berlangsungnya kegiatan tersebut.
”Setiap tahapan pemilu sudah ada personil yang akan dilibatkan. Memang semakin ke sini semakin banyak yang akan dilibatkan, apalagi saat pemungutan suara,” jelas dia.

Semua itu, lanjut Asep, dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pihak, baik warga, pasangan calon dan penyelenggara.

“Jadi pengamanan akan dilakukan kepada semua, bukan hanya yang berkaitan dengan pilkada secara langsung. Tapi juga termasuk masyarakat umum,” pungkas Kapolres.(ruh/dep)