Lapang Prawatasari Dipermak

SIDAK: Kabid Pertamanan dan Pemakaman, DKP Kabupaten Cianjur, Finy Hikmat memantau pembangunan Lapang Prawatasari yang nantinya akan disulap menjadi icon taman pusat kota Cianjur.
SIDAK: Kabid Pertamanan dan Pemakaman, DKP Kabupaten Cianjur, Finy Hikmat memantau pembangunan Lapang Prawatasari yang nantinya akan disulap menjadi icon taman pusat kota Cianjur.
SIDAK: Kabid Pertamanan dan Pemakaman, DKP Kabupaten Cianjur, Finy Hikmat memantau pembangunan Lapang Prawatasari yang nantinya akan disulap menjadi icon taman pusat kota Cianjur. 

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Sebagai upaya menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Kabupaten Cianjur, khususnya di pusat kota, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Cianjur kembali menata salah satu tempat yang rencananya akan disulap menjadi taman kota, yakni Lapang Prawatasari, Jalan Pangeran Hidayatullah Joglo, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur.

Proyek yang memakan anggaran Rp 4.384.994.400 dibangun menggunakan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cianjur dengan masa pelaksanaan 135 hari kalender terhitung sejak tanggal 07 Agustus 2015 lalu. Berarti, proyek tersebut akan usai pada November mendatang.

Kabid Pertamanan dan Pemakaman, DKP Kabupaten Cianjur, Finy Hikmat memaparkan, taman akan dibuat beberapa fasilitas yang diperuntukan kepada warga kabupaten Cianjur.

“Untuk melokalisir para pedagang, kami juga menyediakan beberapa ruko untuk mereka berjualan. Pada pembangunan tahap awal ini, bisa kita lihat ada tribun penonton yang sudah jadi. Pokoknya disini nantinya akan menjadi icon dan landscape pusat kota Cianjur,” jelas Finy kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu), Senin (24/8/2015).


Masih kata Finy, pihaknya berharap agar masyarakat Kabupaten Cianjur dapat merawat fasilitas tersebut dengan baik. “Konsepnya dari kita, oleh kita, untuk kita. Kita bangun kesadaran bersama bahwa taman ini adalah kebutuhan kita bersama yang harus kita rawat bersama-sama pula. Minimal menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Dea (22) salah seorang warga asal Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, yang sedang duduk bersantai di bawah pohon rindang di lokasi taman tersebut berharap agar pembangunan taman tersebut dapat segera diselesaikan.

“Sebelum taman ini dibangun, saya sudah sering kesini untuk sekedar nongkrong, bersantai atau berkumpul bersama teman-teman. Apalagi sekarang katanya disini akan dibangun banyak fasilitas umum. Saya bisa semakin betah berlama-lama disini setiap sore. Semoga saja ini bisa segera direalisasikan,” harapnya. (cr2/dep)