Sukses di Luar Cianjur, Ini Kata Mereka

sukses di luar cianjur

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Banyak warga asal Cianjur, lebih memilih berkarir di luar kota. Pasalnya bekerja maupun mendirikan usaha di Cianjur masih belum bisa memberikan jaminan hidup lebih baik. Selain itu tak dapat dipungkiri masih minimnya penghasilan ataupun upah serta ruang lingkup Kota Cianjur yang sempit, membuat sejumlah orang enggan untuk berkarir di kota kelahiran sendiri.

Akibatnya banyak yang bekerja dan mendirikan usaha di luar kota, sehingga mereka pun terbilang sukses dan memiliki posisi mapan di luar Cianjur. Tak pelak ini pun menuai pertanyaan berbagai pihak.

Seperti diakui, Wiria Nata Atmaja kontraktor bangunan asal Cianjur yang kini berkiprah di Pekanbaru. Menurutnya peluang pekerjaan di daerah Sumatera terbuka lebar, bahkan tidak sedikit warga Jawa Barat ini dibutuhkan untuk pengembangan wilayah Sumatera.


“Peluang usaha di luar Cianjur terbuka lebar, ini yang menjadi motivasi saya berkarir di Pekanbaru. Dengan bekal kemampuan dan percaya diri, sejak 2006 saya bekerja menjadi kontraktor bangunan di Pekanbaru,” ujar pria kelahiran Desa Cipendawa Kecamatan Pacet ini.

Bahkan, di Pekanbaru orang Sunda begitu diakui dengan berbagai keahliannya. Sehingga kekerabatan dijalin dengan kuat diperantauan.

“Alhamdulillah saya dipercaya menjadi Wakil Ketua Mitra Sunda. Dengan semangat dan mental kuat, hingga kini orang Sunda di Sumatera khususnya Pekanbaru, bisa maju dan berkembang,” paparnya.

Dirinya kerap menerima orderan proyek dari Pemerintah di Pekanbaru dan lintas kementerian.

“Khususnya untuk desain interior dan baja ringan atau berat saya kuasai. Dan ternyata, hasil bertahun-tahun saya merantau SDM orang Sunda itu memang dibutuhkan,” ungkapnya.

Direktur PT One’s Order Express Irwan Hernawan mengaku, sudah sejak lama dirinya merintis usaha yang bergerak di bidang ekspdesi, jasa transportasi, dan pengiriman barang ke seluruh Indonesia. Hingga akhirnya, dia bisa menduduki jabatan direktur.

“Dulu saya pernah berkarir di Cianjur, namun tak ada kemajuan yang signifikan. Sehingga hal ini mendorong saya untuk hijrah ke luar kota khususnya daerah Jakarta,” jelasnya.

Dia mengaku, bekerja di luar Kota itu khususnya Kota Besar seperti Jakarta sangat besar sekali tantangannya. Namun, peluang untuk sukses terbuka lebar tergantung niat dan keahlian.

“Saya sendiri meniti karier dari nol sampe saat ini saya punya perusahaan sendiri di berbagai kota,” tuturnya.

Hingga saat ini, dirinya mensyukuri perusahaannya bisa berkembang pesat tentunya ini didukung jaringan yang luas dan fasilitas yang menunjang.

“Kantor pusat saya kini di Jalan Tarumajaya, Mutiara Gading Blok B2 no 7 Bekasi Utara,” paparnya, seraya kedepannya juga bakal mendirikan cabang di daerah Cianjur dan membuka lowongan kerja.

Senada, Pasasi PT Angkasa Pura (Garuda) Endang Syaifullah mengaku, meskipun dirinya asli warga Kecamatan Karangtengah lebih memilih bekerja di luar kota karena ada beberapa faktor.

“Kesempatan lapangan kerja di Cianjur itu sempit, sehingga ini mendorong saya bekerja di luar kota, seperti Jakarta,” tuturnya.

Untuk masa depan, juga bekerja di Cianjur kurang begitu menjanjikan, lantaran jenjang karirnya tidak seperti halnya di luar kota.

“Cianjur ini lebih didominasi oleh orang pemerintahan atau PNS untuk pekerjaan yang menjanjikan. Sedangkan perusahaan swasta, kurang menjanjikan untuk masa depan,” paparnya.

Apalagi, untuk informasi pekerjaan sangat minim. Sehingga bagi masyarakat tidak ada koneksi sulit rasanya bekerja.

“Untuk mengembangkan usaha juga butuh modal kuat, jika tidak bisa jadi gulung tikar. Banyak juga teman saya seperti itu,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk potensi Cianjur sendiri kini lebih identik dengan agraris dan wisata domestik. Namun, sangat disayangkan jika mau mengembangkan dalam dunia tersebut tidak mudah.

“Banyak juga mengembangkan di dunia pertanian malah merugi, di sektor wisata bangkrut karena sepi,” paparnya.

Melihat hal ini, mendorong dirinya untuk hijrah ke Jakarta dan bekerja di PT Angkasa Pura.

“Kini saya bertugas di Bandara Soekarno Hatta. Dan alhamdulilah jenjang karir juga menjanjikan,” terangnya.

Adapula Himawan Nurkahfianto mengaku, dirinya dari kecil tumbuh di Cianjur. Namun untuk mewujudkan cita-citanya, dia pun harus kuliah di luar negeri, sehingga bisa membuka cakrawala.

“Alhamdulilah saya sudah lulus dari Universitas Nanyang Singapura, dan ini bekal saya untuk menuju kesuksesan,” tuturnya.

Pria yang kini bekerja di Riau ini, menjelaskan untuk membangun Cianjur ini tidak perlu harus tinggal di Cianjur. Lantaran, dengan membangun Negara Indonesia turut serta membangun Cianjur.

“Dengan bekal yang saya miliki, Insya Allah bisa membangun negara, dan nanti juga akan ikut membangun Cianjur,” paparnya.

Alasan dirinya meninggalkan Cianjur, tak ubah menjadi salah satu langkah untuk menuju kesuksesan.

“Kita harus membuka mata dan telinga, banyak pengalaman yang bisa diraih dengan menimba ilmu di luar daerah, dan ini demi masa depan yang lebih baik,” tandasnya. (fhn/dep)