Kloter 10 Cianjur Berangkat Hari Ini

Calon jemaah haji tahun ini akan mendapatkan pengurangan ONH
Calon jemaah haji tahun ini akan mendapatkan pengurangan ONH
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Isu mengenai kemelut pemberangkatan para Calon Haji (Calhaj) hingga kini hangat dibicarakan di seantero nusantara. Beberapa calhaj terkendala akibat prosedur mengenai kebijakan visa luar negeri yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Tentunya kebijakan tersebut berimbas kepada para calhaj di Indonesia yang setiap tahunnya rutin memberangkatkan calhaj. Terlebih, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengirimkan calhaj paling banyak dibandingkan negara lainnya di seluruh dunia.

Tak terkecuali yang dialami oleh sejumlah calhaj Kabupaten Cianjur. Satu kloter jemaah calhaj yang berjumlah 444 orang siap diberangkatkan hari ini, Senin (24/8). Satu kloter jemaah yang tergabung dalam kloter 10 tersebut sempat menemui kendala. Sedikitnya 150 calhaj sempat terkendala visa.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi PHU Kemenag Kabupaten Cianjur, Aang Abdul Rouf. Diterangkan olehnya, beberapa calhaj sempat terkendala oleh kebijakan visa yang disampaikan melalui kedutaan besar Arab Saudi ke Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). ”Memang kami sempat terkendala, namun kami tetap memantau dan mengupayakan agar para jamaah tetap bisa berangkat ke tanah suci,” terang Aang sapaan akrabnya kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu), Minggu (23/8/2015).


Hingga kini, sedikitnya 12 orang jemaah tengah diupayakan agar tetap bisa menjalankan ibadah haji ke tanah suci.

”Kami terus berkomunikasi dengan pihak panitia Provinsi Jawa Barat yang berada di Embarkasi. Alhamdulillah, dari 444 jemaah, 150 calhaj sempat terkendala visa, setelah diupayakan, akhirnya tersisa 110 orang jemaah yang visanya belum keluar. Data yang kami peroleh, Sabtu malam (22/8), tersisa 48 jemaah yang masih terkendala. Hingga kini, berdasarkan informasi yang kami peroleh tadi malam (23/8), tersisa 12 jemaah calhaj yang masih terkendala. Semuanya akan terus kami pantau dan diupayakan agar tetap bisa berangkat ke tanah suci,” beber Aang.

Informasi yang dihimpun, sebanyak 1.010 jemaah calhaj asal Kabupaten Cianjur siap diberangkatkan menuju tanah suci Mekkah, Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Kolter pertama yang membawa 444 jemaah calhaj, yakni kloter 10 rencananya akan diberangkatkan hari ini, Senin (24/8). Lalu kloter selanjutnya, yakni kloter 51 yang juga membawa 444 jemaah rencananya akan diberangkatkan pada 9 September 2015 mendatang.

Kloter terakhir, yakni kloter 64 direncanakan akan berangkat pada 14 September 2015 mendatang, bersamaan dengan jemaah asal Sumedang dan Banjar untuk memenuhi jumlah kuota kloter calhaj yang ditetapkan, yakni 444 jemaah dalam satu kloter.

”Berdasarkan Undang-Undang, para calhaj yang diberangkatkan dari daerah asal menuju embarkasi merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Oleh karena itu kami dari Kemenag Kabupaten Cianjur terus memantau dan menyiapkan akomodasi untuk pemberangkatan para jemaah tersebut agar dapat menjalankan ibadah haji dengan khusuk,” imbuh Aang.(cr2/mg2/dep)