Jamaah Haji ’Digantung’ Masalah Visa

calon-jamaah-haji
Calon Jamaah Haji (ilustrasi)./Foto: Istimewa
MENURUN: Kuota haji Kota Bogor mengalami penurunan 20 persen. Akibatnya, daftar tunggu haji semakin membengkak.
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Sebanyak 1.061 calon jemaah haji (calhaj) asal Cianjur siap diberangkatkan pada musim haji tahun 2015. Namun kendala soal izin tinggal (visa,red) masih menunggu dari Kedutaan Arab Saudi, padahal waktu pemberangkatan jemaah haji sudah mepet.

Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Urusan Haji Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur Aang Abdul Rauf.

”Permasalahan visa memang sampai saat ini masih menunggu kepastian dari Kedutaan Arab Saudi. Prosedur pemberangkatan haji mulai dari passport lalu Kanwil kemudian diajukan ke pusat sudah dilakukan dengan baik, namun hingga kini masih belum ada kepastian jelas dari kedutaan,” kata Rauf, Kamis (20/8/2015).

Meski begitu pihaknya tidak tinggal diam dan terus melakukan koordinasi dengan Kemenag Pusat dan pihak terkait.


“Kami tidak tinggal diam, dan terus melakukan pemantuan ke Embarkasi Bekasi yang ditetapkan sebagai tempat Karantina Haji,” terangnya.

Sementara itu, pemberangkatan jemaah haji asal Cianjur untuk kloter pertama akan diberangkatkan pada, Senin (24/8/2015) mendatang dari Asrama Haji Kemenag Cianjur.

Dari jumlah jemaah haji 1.061 orang yang sudah terdaftar dan siap berangkat tahun ini dibagi dalam tiga gelombang dan kloter. Semua itu sudah menjadi aturan pembagian jemaah haji di setiap wilayahnya.

“Setiap satu kloter harus terisi 444 orang jemaah, dan itu sudah menjadi aturan mutlak pusat, maka apabila ada satu orang yang terlambat mendapatkan visa, maka akan dipindahkan ke gelombang selanjutnya,” bebernya.

Ia berharap, permasalahan visa ini bisa terselesaikan dengan baik dan berjalan sesuai waktu semestinya.

“Maka akan repot juga bila ada beberapa orang yang sudah terdaftar di dalam kloter pertama, tapi tidak mendapatkan visa, mereka terpaksa harus menunggu visa keluar,” ungkapnya.(mg1/dep)