Asyik, Mutasi Kendaraan Gratis

BPKB
BPKB
BPKB

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Ada kabar gembira bagi warga Cianjur yang memiliki kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Ya bagi pemilik kendaraan berplat nomor Cianjur atau berasal dari luar daerah, kini biaya mutasi kendaraan tidak dikenakan biaya alias gratis.

Hal itu diungkapkan Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Kanit Regident) Polres Cianjur, Iptu Luky Martono, Kamis (20/8/2015). Pembebasan bea mutasi ranmor tersebut, kata Luky, dilakukan guna meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak, khususnya untuk pajak kendaraan bermotor.

“Bukan hanya untuk di Cianjur saja. Tapi juga berlaku di seluruh Jawa Barat,” ungkap Luky ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/8/2015).

Guna meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan, Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat (Jabar) membebaskan semua biaya mutasi kendaraan luar daerah bagi pemilik kendaraan yang menetap di seluruh wilayah Jabar, termasuk Cianjur.


Iptu Luki mengatakan, kebijakan untuk menggratiskan seluruh biaya mutasi kendaraan dari luar Jabar merupakan upaya Dispenda Jabar untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pajak kendaraan.

“Digratiskan, dan itu sesuai aturan dari Dispenda Jabar untuk meningkatkan pendapatan,” ungkap Luki.

Menurutnya, item yang digratiskan tersebut adalah bea balik nama STNK. Dan mulai dilakukan pada Agustus tahun ini.

“Dari mulai Agustus sampai waktu yang belum ditentukan,” paparnya.

Luki mengungkapkan, jumlah penunggak pajak kendaraan di Jabar mencapai tujuh triliun rupiah. Berdasarkan hal tersebut, Dispenda Jabar, kata dia, ingin memanfaatkan potensi pendapatan daerah dari banyaknya wajib pajak yang menunggak.

“Jumlah kendaraan luar yang mutasi ke Cianjur itu per bulan bisa 50 kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Hal itu yang bisa dimanfaatkan untuk menaikan pendapatan daerah dari kendaraan,” ujarnya.

Untuk meminimalisir banyaknya wajib pajak yang menunggak, pihaknya akan terus melakukan operasi gabungan dengan petugas dari dispenda.

“Operasi dilakukan untuk menjaring para penunggak pajak kendaraan, sehingga pada saat itu pula para wajib pajak yang belum menyelesaikan kewajibannya, bisa langsung membayar di lokasi,” pungkasnya.(ruh/dep)