Pembangunan Perlu Peran Masyarakat

GOTONG ROYONG: Kepala Desa Gadog Isa Saepudin saat memberikan bantuan.
GOTONG ROYONG: Kepala Desa Gadog Isa Saepudin saat memberikan bantuan.
GOTONG ROYONG: Kepala Desa Gadog Isa Saepudin saat memberikan bantuan.

POJOKJABAR.id, CIANJUR- Salah satu penghambat pembangunan yakni pudarnya sikap gotong-royong di tengah masyarakat yang berubah menjadi individualistis.

Kepala Desa Gadog Isa Saepudin menjelaskan, untuk mengoptimalkan pembangunan perlu peran serta masyarakat, karena tanpa mereka program pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.

“Jika prinsip gotong royong terus dibudayakan, pembangunan di daerah setidaknya bisa lancar. Akan tetapi akibat pergeseran jaman, gotong royong mulai ditinggalkan sehingga menghambat pembangunan,” paparnya.

Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut seperti perkembangan pola pikir dan teknologi.


“Program pembangunan butuh penggerak di masyarakat baik itu masyarakat secara langsung, tomas, toga, maupun pengurus RT/RW,” ujarnya.

Dikatakannya, agar bangsa Indonesia maju sudah waktunya pembangunan dilakukan mulai dari tingkat desa, karena hal ini bisa memaksimalkan pembangunan negara.

“Partisipasi masyarakat menurun saat ini, sudah waktunya paradigma masyarakat dirubah. Melalui peringatan HUT RI ke-70 sudah waktunya Indonesia kembali bangkit,” katanya.

Ditambahkannya, pembangunan dari level bawah sudah sesuai dengan program Permendagri No 20 tahun 2007 tentang pemberdayaan masyarakat.

“Masyarakat harus didorong dari yang tidak tau jadi tau, yang tidak mampu menjadi mampu, sehingga menjadi mandiri dan rakyat maju,” ungkapnya. (fhn/dep)