Panwas-BKD Tekad Pidanakan PNS

ilustrasi PILKADA
ilustrasi PILKADA
ilustrasi PILKADA

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Cianjur, bertekad akan menindak tegas, bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak bersikap netral pada Pilkada Cianjur. Untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran itu, Panwaslu juga melayangkan surat kepada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Cianjur, untuk memebrikan himbauan dan arahan kepada para PNS.

Divisi Pengawasan Panwaslu Cianjur Agus Djaelani mengatakan, netralitas PNS itu tercantum dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, serta UU Nomor 8 tahun 2015. Dan ketidaknetralan PNS atau aparat negara dalam Pemilu termasuk dalam kategori tindak pidana.

“Persoalan netralitas PNS ini sangat rentan. Karena PNS memiliki hak untuk mencoblos, tapi tidak boleh berpihak. Makanya kami mendatangi BKD untuk menghibau agar PNS tetap netral. Dan kami siap menindak tegas jika ada PNS yang melanggar,” ujarnya.

Ketua Panwaslu Cianjur, Saeful Anwar mengatakan, selain himbauan kepada individu PNS, Panwas juga meminta kepada para PNS melalui surat yang dikirim ke BKD untuk menjaga fasilitas negara agar tidak digunakan untuk berkampanye.


“Ya bukan cuma personal. Fasilitas negara juga harus dijaga,” ucapya.

Sementara itu, Kepala BKD Cianjur Cecep Sobandi menyerahkan sepenuhnya kepada Panwas, jika ada PNS yang melanggar aturan dengan mendukung dan berkampanye salah satu calon.

“Kalau ada ya itu semua diserahkan kepada Panwas,” ucapnya.

Sedangkan terkait permintaan dari Panwas, BKD akan melakukan pencegahan sesuai kemampuan, dengan mensosialisasikan kepada para PNS disetiap kesempata.

“Kita akan berupaya untuk mensosialisasikannya. Semoga dimotori PNS, Pilkada sekarang lebih sukses,” pungkasnya.(jun/dep)