Saran Ketua DPRD, Helaran Budaya Digelar sebelum Ini

Kuda kosong dalam pawai gelaran budaya Cianjur, tahun lalu.
Kuda kosong dalam pawai helaran budaya Cianjur, tahun lalu.
Kuda kosong dalam pawai helaran budaya Cianjur, tahun lalu.

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Yadi Mulyadi sangat menyetujui jika kegiatan pawai Helaran Budaya Cianjur dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Cianjur dan HUT Kemerdekaan RI itu tetap digelar sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Namun, Yadi pun meminta agar perhelatan pawai budaya dan kearifan lokal Cianjur tersebut dilakukan sebelum tahapan penetapan pasangan calon pada Pilbup Cianjur 2015 atau 24 Agustus mendatang.

“Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan kegiatan politik masuk ke dalam acara helaran. Sebab, kami ingin kegiatan helaran ini murni mengusung kebudayaan dan kearifan lokal. Kalau digelar sesudah penetapan calon, dikhawatirkan bercampur dengan urusan politik,” jelas Yadi ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Namun, lebih jauh Yadi menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat yang menginginkan helaran budaya tersebut tetap digelar. Dia hanya berhadap adanya sinergitas antara keinginan masyarakat dengan situasi yang tetap kondusif.


“Kalau saya berbicara sebagai bagian dari unsur Muspida Cianjur, helaran ini perlu digelar. Soal waktu dan penyelenggaraan, saya serahkan kepada pihak Polres Cianjur,” tutur Yadi.

Lebih lanjut, Yadi pun tidak memungkiri ada gejolak di kalangan masyarakat yang menginginkan helaran yang sudah menjadi agenda tahunan itu agar tetap digelar. Namun, legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini pun tidak bisa menyalahkan pemerintah (bupati,red) sepenuhnya yang melarang helaran dengan alasan menjelang pelaksanaan pilkada.

“Pak Bupati punya pandangan lain soal tingkat kerawanan yang bisa memicu konflik. Saya tak menyalahkan kebijakan yang beliau ambil,” tukas dia.(ruh/dep)