Pilkada Cianjur, Sudah Mulai Indikasi dan Potensi Konflik

pilkada
ilustrasi
ILLUSTRASI
ILUSTRASI

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Yadi Mulyadi, berharap agar suasana Cianjur menjelang hingga usainya pilkada nanti bisa tetap sejuk dan kondusif. Pasalnya, berdasarkan pengamatan pihaknya, saat ini, sudah muncul indikasi dan potensi konflik. Hal ini, kata Yadi, merujuk pada suasana yang mulai memanas antara kubu-kubu pasangan bakal calon yang ikut dalam hajatan demokrasi lima tahunan itu.

Keinginan dan harapan ini, lanjut Yadi, sebagai bagian dari komitmen Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Cianjur. Sebab, pilkada hanya merupakan salah satu bagian saja dari proses demokrasi. Sementara, yang paling penting adalah tatanan kemasyarakatan secara utuh.

“Sebagai muspida, juga sebagai warga Kabupaten Cianjur, saya menginginkan suasana tetap terjaga dan membawa kesejukan. Perlu diingat, bahwa pilkada ini hanya bagian dari demokrasi. Sementara hal yang paling penting adalah menjaga tatanan kemasyarakatan agar tetap utuh dan menjaga agar kondisi tetap aman serta tidak ada konflik yang terjadi,” ujar Yadi, Selasa (18/8/2015).

Atas pengamatan kondisi kekinian itu, Yadi mengaku cukup khawatir kubu-kubu yang bersaing nantinya tidak mengindahkan aturan dan tatanan sosial demi meraih kemenangan. Sementara itu, hal yang lebih penting, yakni hubungan antarmanusia pun menjadi diabaikan.


“Mudah-mudahan semua pihak mempunyai pemikiran yang sama. Kita harus sama-sama menjaga kanyaah, kadeudeuh, jeung kamelang terhadap Cianjur ini,” harap dia.

Mantan pengacara ini menginginkan munculnya tokoh atau pihak yang bisa menciptakan suasana sejuk bagi Cianjur. Bagi dia, tokoh atau pihak dimaksud itu haruslah yang memiliki netralitas serta cukup berpengaruh kepada masyarakat.

“Tapi tetap tidak memiliki kepentingan politik pada pihak-pihak tertentu sehingga bisa memberikan inspirasi kedamaian dan membuat suasana sejuk,” pungkas Yadi.(ruh/dep)