Kekeringan di Sukaresmi Meluas

Kekeringan di Sukaresmi
Kekeringan di Sukaresmi
Kekeringan di Sukaresmi

POJOKJABAR.id, CIANJUR– Sejumlah petani di wilayah Kecamatan Sukaresmi menyesalkan belum adanya penangan serius dari pemerintah. Menyusul kasus kekeringan sudah mulai meluas.

Rahmat Hudaya (51) warga Kampung Kawungluwuk Girang mengatakan, lebih dari empat bulan lamanya hujan tak kunjung mengguyur wilayah Sukaresmi. Akibatnya kekeringan semakin meluas.

“Lahan kami ini tadah hujan berarti hanya mengandalkan hujan saja. Jadi saat kemarau panjang lahan persawahan kering dan berakibat gagal panen (Puso),” katanya.

Diakuinya, semenjak musim kemarau melanda wilayah Sukaresmi, belum ada upaya penanganan yang serius dari pemerintah. Kami khawatir kekeringan semakin meluas.


“Kami sudah merugi banyak, namun ironisnya tidak ada bantuan pemerintah. Padahal kekeringan sudah mengancam wilayah lainnya,” ujarnya.

Selain wilayah Kampung Kawungluwuk Girang, kekeringan juga menimpa wilayah lainnya seperti Desa Ciwalen, Cikancana, dan beberapa daerah lainnya.

“Jika kemarau panjang terus terjadi, pastinya kekeringan semakin meluas. Kami berharap ada penanganan dari pemerintah, minimalnya (memberikan bantuan) dengan pompa air,” tutur Rahmat.

Dadang (34) warga lainnya mengaku, belum pernah mendapatkan bantuan pompa air dari pemerintah.

“Lahan kami dianggurkan (Dibiarkan) saja, karena untuk palawija saja sudah tidak bisa ditanam. Makanya kami alih profesi menjadi kuli bangunan,” tandasnya. (fhn/dep)