Awas! Muatan Berlebih Picu Kecelakaan

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, CIANJUR–Keberadaan mobil angkutan barang di Kabupaten Cianjur menuai perhatian Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Cianjur. Muatan yang berlebih memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu Kabid Lalulintas Dishubkominfo Kabupaten Cianjur, Toto Minarsa mengatakan, setiap mobil memiliki batas maksimum yang harus dipatuhi. Aturan muatan yang diberlakukan dalam kendaraan angkutan sebenarnya dibagi menjadi dua bentuk yaitu aturan jalan dan aturan muatan box.

Namun, bila angkutan yang melanggar aturan akan ditindaklanjuti kewenangan dari petugas kepolisian. ‘Dishub sudah berupaya dalam pemerikasaan standar angkutan dan pemasangan rambu-rambu mengenai batas maksimum angkutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semua peraturan tersebut pasti sudah disesuakan dan dicanangkan dengan baik. Sayangnya, masih banyak sopir yang nekat membawa muatan lebih. Muatan yang melebihi batas tentu menjadi salah satu penyebab timbulnya kecelakaan lalulintas.


Seharusnya, untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan pertimbangkan terlebih dahulu jika kendaraan tidak memungkinkan untuk membawa semua barang seharusnya tidak dipaksakan.

“Memang tidak semua orang seperti itu, namun untuk mewaspadai sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu resikonya nanti karena akan banyak menimbulkan masalah lalulintas nantinya,”kata Kabid Lalin.

Sementara itu, salah satu sopir angkutan yang nekat memuat barang di luar batas maksimum, Asep Konyen(32) mengatakan, lebih cepat diangkut bersamaan. “Ya daripada barangnya harus diangkut beberapa kali itu lebih boros untuk materilnya,” bebernya.

Ia menerangkan, seperti halnya sayuran jika dibiarkan terlalu lama, maka sayuran akan cepat layu dan tingkat konsumen yang mau beli akan berkurang. Hal seperti itu menjadi salah satu penyebab sopir mobil angkutan berani untuk mengangkut muatan lebih.

“Semua itu dilakukan pasti ada alsannya,” tutupnya. (mg1/mg2/dep)