RM Padang Dirudung Galau

TUTUP: Harga jual daging sapi mentah yang melonjak pun membuat sejumlah RM Padang di Kota Cianjur terpaksa tutup. FOTO: ARIF MULYANA/ RADAR CIANJUR
TUTUP: Harga jual daging sapi mentah yang melonjak pun membuat sejumlah RM Padang di Kota Cianjur terpaksa tutup.  FOTO: ARIF MULYANA/ RADAR CIANJUR
TUTUP: Harga jual daging sapi mentah yang melonjak pun membuat sejumlah RM Padang di Kota Cianjur terpaksa tutup. FOTO: ARIF MULYANA/ RADAR CIANJUR

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Kondisi serba salah sedang menaungi sejumlah pemilik dan pengelola rumah makan (RM) Padang di Kota Cianjur. Bukan menjadi rahasia lagi, RM Padang kerap diidentikan dengan masakan khas yaitu rendang.

Sayangnya, rendang yang terbuat dari bahan pokok daging sapi ini terpaksa mengalami kenaikan harga jual. Pasalnya, harga jual daging sapi mentah di pasaran menembus harga di atas Rp120 ribu per kilogram (/kg).

Salah satu pemilik atau pengelola RM Padang di Jalan Suroso, Rizal (52) mengatakan, saat ini ia terpaksa menjual paket nasi rendang dengan harga mencapai Rp14 ribu. Padahal sebelumnya, harga satu porsi nasi rendang hanya Rp12 ribu saja.

Ia mengaku, bingung saat hendak menaikan harga jual daging rendang. Pasalnya, kenaikan pun akan memberikan dampak bagi pembeli. “Kalau sudah naik begini rendang akan sangat jarang dipesan pembeli dan lari ke menu masakan lainnya,” keluhnya.


Hal senada diungkapkan pengelola RM Padang di Jalan Abdullah bin Nuh, Iman (25). Untuk memenuhi kebutuhan pesanan pembeli, ia pun harus mencari pasokan daging sapi mentah ke wilayah Ciawi, Bogor.

Mahalnya harga rendang membuat sejumlah pelanggan kian memilih tempat lain untuk membeli makanan. Namun, ia memprediksi, harga jual daging sapi akan kembali normal dalam kurun waktu beberapa hari ke depan.

“Sepertinya sih cuma sebentar, kalau sudah normal lagi harga akan kembali seperti kemarin-kemarin,” tuturnya kepada Radar Cianjur.

Dampak dari mahalnya daging sapi mentah pun membuat sejumlah RM Padang di Kota Cianjur terpaksa tutup. (yaz/mg1/dep)