Pilkada 2015 Gunakan Kotak Suara Lama

Kotak suara
Kotak suara
Kotak suara

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur memastikan tidak perlu melakukan pengadaan kotak suara tambahan untuk pelaksanaan Pilkada serentak, 9 Desember 2015 mendatang. Pasalnya stok dan jumlah kotak suara layak pakai yang ada di gudang KPU Cianjur, masih dianggap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan yang ada.

Divisi Logistik KPU Cianjur, Baban Marhaenda mengatakan, dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang dipastikan berjumlah 3.921 buah di seluruh Kabupaten Cianjur, maka pihaknya memastikan tidak akan menambah atau membeli kotak suara baru.

”Di gudang KPUD, jumlah kotak suara total yang kami miliki sangat banyak. Tapi, setelah dilakukan pemilahan, jumlah kotak suara yang masih dianggap layak pakai ada sekitar 5.000 buah,” ujar Baban, Senin (10/8/2015).

Baban menambahkan, kepastian itu didasarkan bahwa nantinya, di setiap TPS hanya akan memakai satu buah kotak suara saja.


Dengan begitu, jumlah kotak suara layak pakai yang dimiliki KPUD Cianjur dianggap lebih dari cukup untuk kebutuhan saat pencoblosan itu, meski usia kotak suara tersebut sudah 11 tahun.

”Karena memang sudah cukup, jadi tidak ada penambahan kotak suara untuk pencoblosan,” tambah dia.

Jumlah total itu, kata Baban, ditambah dua kotak suara per Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk arus balik surat suara ke KPU. Satu kotak untuk formulir D dan satu kotak lainnya diperuntukkan formulir C.

Arus balik yang dimaksud Baban adalah surat suara per PPK yang dikirim kembali ke KPU Cianjur dalam dua kotak yang berbeda itu.

Untuk masing-masin9 PPK, nantinya akan diberi dua kotak suara untuk menyimpan formulir C plano dan formulir D (hasil tingkat KPPS). Jadi, total kotak suara yang dipakai secara keseluruhan ini yakni 3.921 ditambah 64 kotak suara untuk PPK menjadi 3.985 kotak suara.

”Jika ada kejanggalan di formulir D, ya tinggal bongkar formulir C nya,” ujar Baban.

Sejatinya, lanjut Baban, KPUD Cianjur memiliki lebih dari 20.000 kotak suara. Namun, 15.000 di antaranya, setelah dilakukan penyortiran, diketahui dalam kondisi rusak dan tidak dapat dipergunakan lagi.

Bahkan, kini kotak-kotak suara itu ditumpuk di halaman Kantor KPUD Cianjur di Jalan Ir H Juanda, Selakopi. Sebagian besar tumpukan itu ditutup terpal plastik warna coklat.

”Ya dibiarkan saja di situ (halaman), entah sampai kapan,” ujar Baban.

KPU memastikan, distribusi kotak suara ke Cianjur wilayah selatan akan berjalan baik dan kerusakan akan sangat minimal, begitu juga keterjaminan keamanan surat suara yang ada di dalam kotak suara itu.

Kotak suara yang akan digunakan ini, imbuh dia, adalah kotak suara yang terbuat dari bahan alumunium. Sedangkan untuk keamanan, pihaknya menggunakan lebel khusus pada gembok (kunci, red) agar tidak bisa dibuka sembarangan. Sebab, formulir D yang nanti menjadi bahan rekap di tingkat PPK itu akan dijadikan bahan pleno di KPU.

”Kami menjamin keamanannya. Terutama untuk formulir C. Seandainya nanti ada yang protes mengenai penghitungan suara (pasca pleno, red), formulir itu akan menjadi bahan pertimbangan. Selain itu ada pihak kepolisian sebagai unsur keamanan dalam pilkada ini, ” pungkas Baban.(ruh/dep)