Miris, Kantor Kecamatan Sukaluyu Dibiarkan Rusak

Kantor Kecamatan Sukaluyu dalam kondisi tidak layak pakai.
Kantor Kecamatan Sukaluyu dalam kondisi tidak layak pakai.
Kantor Kecamatan Sukaluyu dalam kondisi tidak layak pakai.

POJOKJABAR.id, CIANJUR – Masyarakat Kecamatan Sukaluyu mengeluhkan kondisi bangunan Kantor Kecamatan Sukaluyu yang hingga saat ini masih dibiarkan dalam kondisi rusak dan terbengkalai.

Camat Sukaluyu, Tjetjep Djaja Rachmat, membenarkan bahwa Kantor Pelayanan Kecamatan memang sudah tidak layak pakai dan kondisinya terbengkalai. Hal ini membutuhkan adanya langkah pembenahan yang serius.

“Sudah cukup lama kondisi Kantor Kecamatan rusak dan memprihatinkan. Kami juga melihatnya miris,” ujar Camat Sukaluyu.

Senin (10/8/2015), saat Radar Cianjur (Grup Pojoksatu) meninjau lokasi, terlihat kondisi kantor kecamatan sudah tidak layak pakai. Atap sudah bolong-bolong, pondasi tembok pecah-pecah, kusen pintu dan jendela sudah banyak rayapnya. Meski demikian, terlihat pegawai kecamatan tetap semangat dan berupaya untuk meningkatkan pelayanan secara maksimal, karena beranggapan bahwa pelayanan sudah merupakan tanggungjawab pengabdian sebagai pelayan masyarakat.


“Kami sangat prihatin melihat kondisi kantor kecamatan. Masyarakat juga mengeluhkan, kenapa kantor kecamatan kondisinya dibiarkan rusak?” Kata Tjepjep.

Menurut rencana, pembangunan kantor kecamatan akan mendapatkan kucuran dana bantuan pada bulan April dan Mei tahun 2015, melalui bantuan dari Pemerintah Pusat yang dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Selama ini kantor Kecamatan Sukaluyu masih tetap jalan di tempat, tidak ada pembangunan,” ujar Staf Kecamatan Sukaluyu, Asep Toni.

Asep menambahkan, dari tahun 1992 sampai tahun 2015 saat ini, kondisi kantor kecamatan masih terbengkalai. Kalah pembangunannya dengan sejumlah desa yang ada di Kecamatan Sukaluyu. Padahal seharusnya, kecamatan sebagai induknya desa yang harus diutamakan.

“Tentunya masyarakat sangat mendambakan pembangunan infrastruktur kantor kecamatan. Karena, melihat sudah tidak layak pakai, kondisinya rusak berat perlu rehab total. Itu memerlukan biaya yang tidak sedikit juga.” Pungkasnya. (mat/dep)