Tongkrongan Motor Dibuat Kocar-kacir

KONDUSIF: Ruas Jalan Abdullah bin Nuh yang kerap dipadati puluhan motor mendadak sepi diusir jajaran petugas Polres Cianjur.
KONDUSIF: Ruas Jalan Abdullah bin Nuh yang kerap dipadati puluhan motor mendadak sepi diusir jajaran petugas Polres Cianjur.
KONDUSIF: Ruas Jalan Abdullah bin Nuh yang kerap dipadati puluhan motor mendadak sepi diusir jajaran petugas Polres Cianjur.

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Jajaran Polres Cianjur melakukan razia dadakan di seputar wilayah Perumahan Belka dan ruas Jalan Abdullah bin Nuh, kemarin petang. Menggunakan tiga unit mobil, petugas berhasil membuat sejumlah anak nongkrong yang membawa sepeda motor kocar-kacir.

Berdasarkan pantauan Radar Cianjur (Grup Pojokjabar.id), tongkrongan pemuda berkumpul memenuhi ruas akses perumahan Belka. Tak berselang lama, jajaran Polres Cianjur yang dilengkapi anggota Satlantas dan Sabhara segera membubarkan kumpulan.

Razia berawal saat, Kanit Laka Satlantas Polres Cianjur, Iptu Tenda Sukendar hendak ke Mapolres Cianjur, Jalan Abdullah bin Nuh dari ruang kerjanya, Jalan Siliwangi. Saat mengendarai mobil, Tenda melihat komplotan pemuda berkumpul di wilayah perumahan Belka.

Gerah dan penasaran, ia pun segera menghubungi jajaran dan rekan polisi lainnya yang sedang berada di Mapolres Cianjur.


“Nongkrong-nongkrong enggak jelas menuai kekhawatiran warga dan berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujarnya di sela-sela ‘pembersihan’, Minggu (9/8/2015).

Tak sampai di situ, Tenda pun segera mengarahkan konvoinya ke ruas Jalan Abdullah bin Nuh. Lagi-lagi di sana ditemui sejumlah pemuda asik nongkrong di pinggir jalan. Akibat inisiatifnya itu, rombongan motor pun kembali berlarian.

Setelah berhasil ‘mengusir’ semuanya, Tenda pun sengaja mengawasi ruas Jalan Abdullah bin Nuh hingga malam kaena dikhawatirkan rombongan akan kembali. Ia mengimbau, setiap masyarakat proaktif apabila di lingkungan tempat tinggal terdapat perilaku atau tindakan menyimpang.

“Laporkan kejadian sekecil apapun kepada petugas maupun aparat setempat,” saran Tenda. (yaz/rif/dep)