Ibu Sering Mesum di Rumah, Anak Lapor Warga

SEMPAT DIHAJAR: Dua pelaku mesum menjadi sasaran amauk massa, namun keduanya sepakat untuk menikah.
SEMPAT DIHAJAR: Dua pelaku mesum menjadi sasaran amauk massa, namun keduanya sepakat untuk menikah.
SEMPAT DIHAJAR: Dua pelaku mesum menjadi sasaran amauk massa, namun keduanya sepakat untuk menikah.

POJOKJABAR.id, CIANJUR – Sepasang pelaku perbuatan mesum yang diketahui berinisial JR (23), pria warga kampung Cisalak RT04/01, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku; dan AN (35), wanita warga Kampung Gombong, RT02/02, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, pada Sabtu (8/8/2015) malam lalu terpaksa harus menjadi bulan-bulanan warga, setelah aksi bejad keduanya, yang dilakukan di rumah AN (35) di Kampung Gombong, kepergok warga.

Warga mendapatkan informasi tentang perbuatan JR dan AN, setelah mendapatkan kabar dari Sandi (16), yang tak lain adalah anak kandung AN. Sandi mengaku tega melaporkan aksi ibunya kepada warga, karena ia merasa jengkel melihat kelakuan ibunya.

“Sudah merasa jengkel, karena sudah sering sekali melakukan mesum di rumah sendiri.” Akunya

Setelah mendapatkan informasi dari Sandi, warga pun spontan menghakimi JR hingga babak belur.


Ketua RW02, Desa Songgom, Kamaludin, kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu) mengatakan bahwa peristiwa terjadi sekitar jam 11 malam, dan guna menghindari amuk massa, JR dan AN diamankan di Kantor Kepala Desa Songgom.

Permasalahan ini tidak sampai berkepanjangan, karena dengan disaksikan oleh Kepala Desa Songgom, Wahyudin, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa), Serda Nunang; persoalan ini akhirnya diselesaikan secara musyarawah.

“Kesimpulannya bahwa JR akan bertanggungjawab dengan menikahi.” Terang Kamaludin. Pernikahan pun langsung dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Songgom pada jam 02.00 WIB dini hari, setelah ada kesepakatan. (cr1/dep)