WNA Timteng Paling Susah Diatur

BAHAYA: Sejumlah WNA asal Timur Tengah saat mengendarai kendaraan roda dua berukuran besar. FOTO: FARHAAN M RIDWAN/RADAR CIANJUR
BAHAYA: Sejumlah WNA asal Timur Tengah saat mengendarai kendaraan roda dua berukuran besar. FOTO: FARHAAN M RIDWAN/RADAR CIANJUR
BAHAYA: Sejumlah WNA asal Timur Tengah saat mengendarai kendaraan roda dua berukuran besar. FOTO: FARHAAN M RIDWAN/RADAR CIANJUR

POJOKJABAR.id, CIANJUR– Kehadiran WNA asal Timur Tengah (Timteng) di kawasan Kota Bunga Desa Sukanagalih menjadi sorotan banyak pihak. Selain jumlahnya yang cukup banyak, tingkat persoalan yang ditimbulkan pun kerap merugikan orang lain.

Kepala Kemanan Kota Bunga Anan Suryana menuturkan, untuk saat ini kedatangan WNA asal Timteng banyak merugikan. Khususnya perilaku oknum WNA yang suka berulah dan susah diatur.

“Kalau (WNA) Arab itu sudah tidak punya uang untuk membayar vila, mereka kerap berpura-pura kehilangan alias dicuri. Tindakan mereka sangat meresahkan karena menipu kami yang menjadi petugas keamanan,” tuturnya.

Menurutnya, WNA asal Timteng merupakan warga negara yang paling susah diatur. Bahkan berulangkali dihimbau mereka tetap membandel.


“Kami sudah peringatkan kepada mereka agar tidak kebut-kebutan, karena membahayakan nyawanya sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Diakuinya, keberadaan WNA asal timteng memang cukup membantu perekonomian warga. Makanya kondisi ini sangat ironis dan menjadi dilema.

“Saya secara pribadi tidak suka dengan (WNA) Arab karena meresahkan dan berharap Kota Bunga tidak menerima WNA asal Timteng. Akan tetapi semuanya kembali lagi ke manajemen Kota Bunga,” ujarnya.

Pihaknya berharap, pihak Kota Bunga agar memperketat pengawasan dan ikut bekerjasama dengan pihak keamanan, seperti memberlakukan pengecekan identitas dengan menunjukkan kartu KTP, seperti yang dilakukan manajemen hotel di kawasan Cipanas.

“Meskipun demikian kami tidak bisa berbuat banyak dan tergantung manajemen, karena kita di bawah manajemen,” katanya.(fhn/dep)