Pertamax Naik, Pertalite Belum Jelas

spbu
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Memasuki pekan pertama Juli 2015, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax mengalami kenaikan. Sebelumnya, harga BBM dengan Research Octane Number (RON) 92 ini hanya Rp9300 per liter (/liter), kini sudah menjadi Rp9450/liter.

“Kenaikan terjadi akibat harga dari pusat dan harga minyak bumi yang meningkat,” ujar Pengawas SPBU 34-43215, Devi Mulyadi. Menurutnya, meskipun kenaikan Pertamax terjadi dengan angka yang realtif kecil namun mampu memberikan dampak yang besar terhadap pembelian BBM.

Tak menutup kemungkinan, masyarakat akan kembali lebih banyak menggunakan BBM jenis Premium. Di lain sisi, keberadaan BBM jenis Pertalite pun belum menemui titik terang.

“Penerapan kapan waktunya sampai saat ini kita di SPBU masih belum tau,” ungkapnya kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu.id).


Namun, sejumlah wilayah di Jawa Barat (Jabar) seperti Majalengka, Sumedang dan Ciamis pun sudah mulai menggunakannya. Ia mengaku, penerapan Pertalite di setiap wilayah dipengaruhi dua unsur yaitu keputusan dari pemerintah pusat dan kebijakan kepala daerah.

“Meskipun pusat dan pertamina sudah oke, namun semuanya akan dikembalikan ke Bupati,” tambah Devi.

Secara teknis, peta pembelian Pertalite di Cianjur akan disebar ke sejumlah wilayah. Artinya, SPBU yang memiliki jarak relatif dekat tidak akan menyediakan secara bersamaan.

“Mungkin nanti SPBU yang satu ada di sini, yang satu lagi agak jauh tapi yang jelas tidak berdekatan,” paparnya. Meskipun demikian, pihaknya dan sejumlah SPBU di Cianjur sudah menyatakan kesiapan apabila Pertalite wajib diterapkan di Cianjur. (yaz/dep)