Industri Terus Merampas Lahan Produktif

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, CIANJUR –Kemajuan dan perkembangan bidang ekonomi di Cianjur, pada beberapa bagian ternyata mengambil harga yang lumayan besar dari potensi awal daerah sebagai sentra penghasil pangan, dengan hilangnya sebagian lahan produksi, terutama lahan pesawahan yang biasa ditanami padi, berganti dengan bangunan pabrik dan industri.

Dikatakan Yuda (50), seorang pemerhati lahan produksi pertanian, ia mengeluhkan habisnya hektaran lahan pertanian yang produktif di Cianjur Timur, yang telah disulap menjadi bangunan industri. Ia menduga banyak oknum yang bermain dalam pengalihan hak atas lahan di daerah tersebut, yang hasil akhirnya merusak tatanan Cianjur, yang sebelumnya adalah lumbung padi penghasil beras Pandanwangi.

“Kini tinggal menunggu bom waktu saja. Wilayah Cianjur, khususnya Cianjur Timur, diprediksi dalam 5 tahun ke depan akan habis, digantikan bangunan pabrik dan industri.” Kata Yuda.

Dia menambahkan, bukannya tidak setuju dengan berdirinya pabrik atau industri di Cianjur, tetapi seharusnya dilihat dulu, dan dipikirkan kedepannya nanti, bagaimana nasib para petanidan buruh tani, bila lahan produktif terus beralih-fungsi. Para investor boleh saja membuka usaha atau menanam investasi, tetapi sebisa mungkin ada ketentuan yang mengikat tentang kewajiban mengadakan lahan pengganti.


“Pemangku kebijakan harus bisa melihatdan menyusaikan, mana lokasi yang layak untuk dijadikan daerah industri. Jangan sampai merusak lahan pertanian yang produktif.” Komentar Ade Jajuli, Sekretaris Jaringan Desa (Jardes) Cianjur. (mat/dep)