Cirut Minta Jatah Dana Hibah

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, CIANJUR– Sejumlah pihak mendesak dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jakarta, agar diterapkan untuk pembangunan di wilayah Cianjur Utara (Cirut). Mengingat Cirut merupakan penyangga kawasan Jabodetabek.

Camat Pacet Damanhuri mengaku, sangat menyayangkan dana hibah dari Pemprov Jakarta kurang maksimal dipergunakan di wilayah Cirut. Padahal hampir setiap tahun dana tersebut diterima Pemkab Cianjur.

“Kami harapkan dana hibah itu bisa digunakan untuk perbaikan infrastruktur di wilayah Pacet. Pasalnya wilayah Pacet dan Cipanas berada di daerah hulu DAS yang mengalir ke Jabodetabek,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagaimana diketahui, untuk tahun ini belum ada rencana perguliran dana hibah akan digulirkan di wilayah Pacet. “Kami harapkan dana hibah bisa dianggarkan untuk pembenahan infrastruktur di Pacet,” harapnya.


Sementara itu, Sekdes Sindangjaya Encep Suganda menjelaskan, tahun lalu bantuan dari Pemprov Jakarta hanya diterapkan untuk penanaman tanaman keras disepanjang aliran air Ciwalen.

“Kami sangat menyayangkan dana itu tidak ada yang diterapkan untuk pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan penyangga Cagar Biosfer Cibodasi,” ujarnya.

Menurutnya, seharusnya Pemkab Cianjur bisa menganggarkan dana lebih untuk dari alokasi dana hibah Pemprov Jakarta, untuk diterapkan di wilayah Sindangjaya yang dekat sekali dengan Gunung Gede dan wilayah resapan air.

“Kawasan Sindangjaya ini masuk ke daerah hulu, sehingga sangat berkontribusi besar terhadap kondisi di daerah hilir,” tuturnya.(fhn/dep)