Parah, Rumah Makan pun Jual Miras

Razia miras di Bojongpicing Cianjur.
Razia miras di Bojongpicing Cianjur.

POJOKSATU.id, CIANJUR-Puluhan botol minuman keras dengan kandungan alkohol mulai dari 4,5 persen hingga lebih, berhasil dimanankan Polsek Bojong Picung melalui razia yang digelar ke sejumlah warung-warung jamu dan warung karaoke yang tersebar di sepanjang Jalan Raya Bandung-Cianjur, tepatnya selepas Jembatan Citarum menuju Ciranjang, Senin (4/5) dini hari kemarin.

Dalam razia itu, banyak pemilik warung yang disinyalir menjual miras tapi mengaku bahwa sudah lama tidak menjual minuman tersebut. Kalaupun menjual bir pun hanya dengan stok yang sedikit. Namun, ketika polisi menggeledah ruang-ruang tersembunyi, ternyata berkrat-krat botol berisi minuman keras berhasil ditemukan dan langsung disita.

“Ini bagian dari cipta kondisi yang rutin kami gelar. Terlebih, kemarin ada peristiwa tiga orang warga Ciranjang yang secara wilayah hukum bertetangga dengan Bojong Picung, tewas (Minggu, 3/5). Kami tidak ingin hal serupa terjadi lagi di sini,” ujar Kapolsek Bojong Picung, Ajat Sudrajat di sela-sela razia.

Ajat menjelaskan, razia serupa akan terus digelar di wilayah hukumnya, terlebih, Cianjur sejak lama memiliki peraturan daerah (Perda) No.12 Tahun 2013 Tentang Nol Persen Alkohol. Meski begitu, pihaknya tidak mau menunggu instansi terkait lainnya dalam melakukan razia serupa.


“Perdanya kan sudah ada. Ya, kami tinggal lakukan tindakan di lapangan. Percuma kalau harus menunggu saja,” ujar dia.

Yang menarik dari razia kemarin malam, selain di warung-warung karaoke, polisi juga menyisir rumah makan yang di dalamnya ditemukan satu krat minuman keras.
Terpisah, Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu menjelaskan, menyusul adanya korban tewas yang diduga diakibatkan oleh konsumsi miras, pihaknya telah menginstruksikan secara khusus kepada seluruh polsek jajaran yang ada di wilayah hukum Cianjur untuk rutin menggelar razia miras.

“Tentunya kami akan mengantisipasi agar peristiwa tewasnya tiga warga Ciranjang tidak terulang lagi. Kami sudah istruksikan secara khusus ke seluruh polsek untuk senantiasa menggelar razia miras secara rutin,” ujarnya, kemarin sore.

Asep menjelaskan, razia tersebut juga merupakan tindak lanjut dari aturan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 6 Tahun 2015 Tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

“Namun, kami perlu ingatkan kepada warga yang menemukan miras beredar di tempat tertentu agar jangan bertindak sendiri. Laporkan kepada kami. Koordinasi dengan polsek setempat harus senantiasa terjalin. Biar polisi yang bertindak,” tegas dia.(ruh/dep)