Warga Protes Jalan Berlumpur

BURUK: Tampak terlihat jalan Perbatasan Desa Cimanggu dan Desa Girimulya yang kondisinya rusak berat. Foto : Riki / Radar Cianjur / Pojoksatu.id
BURUK: Tampak terlihat jalan Perbatasan Desa Cimanggu dan Desa  Girimulya yang kondisinya rusak berat. Foto : Riki / Radar Cianjur / Pojoksatu.id
Ilustrasi

POJOKSATU.id, CIANJUR– Warga Kecamatan Sukaresmi memprotes kondisi Jalan Mariwati yang kerap tertutup lumpur. Beberapa orang warga menjadi korban kecelakaan karena jalan licin.

Salah seorang warga Kampung Bakom Desa Sukaresmi Andre (42) mengaku, Jalan Mariwati semakin parah kondisinya. Terlebih dengan intensitas hujan yang tinggi, mengakibatkan tebing – tebing di pinggir Jalan Mariwati kerap amblas.

“Tanah merah menutupi jalan, sayangnya pemerintah hanya bisa berdiam diri. Padahal akses Jalan Mariwati itu, merupakan akses vital bagi masyarakat dan jalur satu -satunya untuk masyarakat Sukaresmi ke Cipanas dan Cikalongkulon,” paparnya kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu.id), kemarin.

Menurutnya, dengan jalan yang tertutup tanah merah dan bongkahan tebing membuat jalan semakin licin. Tak jarang pengendara juga terjatuh saat melintasinya.


“Kondisi tersebut diperparah dengan jalan yang berlubang besar dan penuh dengan bebatuan di beberapa ruas jalannya,” terangnya.

Dia menuturkan kondisi jalan semakin memprihatinkan semenjak kawasan Sukaresmi diguyur hujan. Kondisi tersebut diperparah tidak adanya perbaikan dari pemerintah. “Kini, arus lalu lintas menjadi terganggu karena setiap kendaraan yang melintas harus melalui jalan berlumpur,” imbuhnya. (fhn/dep)