Buruh Ancam Mogok Kerja

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, CIANJUR– Buruh PT QL Agrofood yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) mengancam akan mogok kerja total, jika pihak perusahaan tidak memenuhi hasil perundingan PHK sepihak dengan pihak perusahaan. Rencananya, aksi akan berlangsung dua hari, Selasa (28/4) dan Rabu (29/4) mulai pukul 07:00 sampai pukul 16:00.

PT yang bergerak di bidang peternakan petelur ayam boiler (ayam negeri) yang berlokasi di Kampung Pasir Rawa RT 02/07, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu tersebut, keberadaannya sudah lama, tapi kesejahteraan dan hak normatif karyawan masih belum dipenuhi.

Menurut, Sekretaris SPSI RTMM-AI, Purnama para buruh menuntut hak mereka terpenuhi secara berkesinambungan. Ya, minimalnya bisa dilaksanakan secara bertahap oleh pihak perusahaan.

“Sesuai dengan peraturan UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, kami menuntut kepihak perusahaan mempekerjakan kembali ataupun memberikan uang pesangon,” jelas Purnama kepada wartawan ini, kemarin.


Dia menambahkan, saat ini gajih yang diterima para buruh rata-rata Rp1,4 per bulan, dengan sistem kontrak, borongan dan harian. “Kami, sebelumnya sudah kirim tiga kali surat permohonan melalui forum musyawarah secara tertulis. Namun tidak digubris, makanya kami melakukan aksi ini,” terangnya.

Senada, dikatakan Ketua SPSI RTMM-AI, Kuswandi. Menurutnya, aksi tersebut sebagai tuntutan agar karyawan yang di PHK sepihak dipekerjakan kembali,dan kesehateraan karyawan harus dipenuhi oleh perusahaan. Jangan sampai karyawan dipekerjakan dengan tidak wajar. “Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan membawa masa yang lebih besar lagi,” tegas Kuswandi.

Ketika hendak dikonfirmasi via telepon, pihak PT QL Agrofood melalui perwakilan HRD PT QL Agrgofood, Rachmat Sopian tidak memberikan jawaban, dan komentar apapun mengenai tuntutan para karyawan yang bekerja di perusahaan ayam boiler tersebut. (mat/dep)