Awas, DBD Diduga Singgahi Sukaluyu

Ilustrasi DBD

DBD

POJOKSATU.id, CIANJUR – Seorang pemuda, Riko Abdulkodir Jaelani (25) warga Kampung Ciselang Lebak RT04/01, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Cianjur yang diduga terjangkit DBD.

Selama dua hari ia dirawat namun pada Minggu (19/4) ia mengehembuskan nafas terakhir diduga akibat serangan DBD. Berdasarkan informasi beberapa warga dan pihak desa, sebelumnya ada dua balita diserang penyakit DBD.

Anak pasangan dari Budi (40) dan Yeyet (35) itu dapat sembuh total setelah perawatan. “Dua balita sakit tapi sembuh. Lalu setelah itu, menyusul lagi, Riko AJ hingga sampai meninggal. Pihak desa ikut berduka dan prihatin dengan apa yang menimpa warga,” jelas Kades Sukasirna, Ahmad Satibi.


Ia menambahkan, kejadian ini baru diketahui akhir-akhir. Menurutnya, apabila DBD menyerang maka dinas terkait perlu melakukan fogging. “Tapi, mudah-mudahan bukan DBD,” kata Ahmad, kemarin.

Sementara itu, pihak desa berencana akan melaksanakan kerja bakti hari ini Senin (20/4) untuk meminimalisir serangan DBD. Ia mengimbau kepada warga agar tetap selalu menjaga lingkungan dan kebersihan minimal di rumah masing-masing.

Terpisah, Kepala Puskesmas Sukaluyu, Yudi memaparkan, belum menerima laporan. Tentunya, bila itu memang DBD, pihaknya akan segera menindaklanjuti. “Katanya sih ada yang menyebutkan terkena angin duduk dan ada lagi karena tifus,” terangnya.

Senada dikatakan, Bidan Elah didampingi Bidan Dewi Novia. Mereka belum tahu pasti penyebab meninggalnya Riko AJ. “Kami akan konfirmasi dulu kepada pihak orangtua. Saat itu kebetulan sedang ada tugas di lapangan dan tidak ada ditempat,” tungkasnya. (mat/dep)