Awas Tewas karena Ban Bekas (1) Beri Ancaman Keselamatan

MURAH : Pada umumnya, tempat penambalan ban pun turut menyediakan ban bekas. Foto : Nandang / Radar Cianjur / Pojoksatu.id
MURAH : Pada umumnya, tempat penambalan ban pun turut menyediakan  ban bekas. Foto : Nandang / Radar Cianjur / Pojoksatu.id
MURAH : Pada umumnya, tempat penambalan ban pun turut menyediakanban bekas. Foto : Nandang / Radar Cianjur / Pojoksatu.id

POJOKSATU.id, CIANJUR – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dipengaruhi ragam faktor. Salah satu faktor yang menjadi penyebabnya adalah kondisi kendaraan yang kurang baik. Nah, dari sekian banyak penyebab, ternyata ban pun memiliki peranan penting guna menunjang keselamatan berkendara.

Hampir di setiap wilayah Indonesia, usaha bisnis ban sudah merambah hingga ke pelosok. Tapi, ada cara yang dinilai kurang terpuji dari sejumlah orang. Ternyata, ban luar bekas yang sebenarnya relatif tidak layak pakai asih diperjualbelikan bebas.

Padahal, dampak bagi keselamatan pun terbilang besar. Namun, harga yang murah meriah kerap dijadikan alasan para pengguna kendaraan untuk membeli ban bekas. Apalagi, kebutuhan yang mendesak saat melakukan perjalanan membuat pengendara ikhlas membeli ban bekas.

Ban bekas atau yang sering disebut ban vulkanisir yang sering dijual bukan semata-mata ban botak atau polos yang telah habis permukaannya. Awalnya, ban bekas yang super botak atau polos dijual dengan harga yang sangat murah.


Namun, tingkat kreatif dan inovatif menyulap ban bekas mendatangkan keuntungan tersendiri. Alhasil, ban pun menjadi baru sehingga harganya pun cukup bervariatif. Salah satu penjual ban bekas sepeda motor di Jalan Raya Cibeber, Ade Heri mengaku, cara mengemas ban bekas menjadi baru bisa disebut gampang-gampang susah.

Diukir kembali hingga menyerupai bentuk ban asli membuatnya mampu menjual ke sejumlah dealer resmi ban. “Alat yang digunakan sangat sederhana sekali, hanya pisau yang menyerupai gergaji, lalu diukir sesuai bentuk yang diinginkan,” tuturnya kepada wartawan ini. (ndk/dep)