Categories: BogorNasionalPolitik

Tanggapan Ade Yasin sebelum Dapat Soalan tentang RY, Beri Bahasa Tubuh pada Wartawan

POJOKBOGOR.com– Ade Yasin, adik kandung Rahmat Yasin (RY), enggan berkomentar soal penetapan sang kakak sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (25/6/2019).

Saat ditemui awak media usai sebuah acara seremonial di Pendopo Bupati, Cibinong, Selasa malam, Ade langsung memasuki ruang kerjanya tanpa memberi keterangan apapun terkait kasus yang menjerat kakaknya itu.

“Iya, saya tahu mau nanya apa,” katanya sambil berlalu menuju ruang kerjanya dan melambaikan tangan kanannya ke arah media yang menunggu sejak petang.

Bahkan, wartawan belum sempat bertanya pada wanita yang dalam acara itu mengenakan pakaian serba hijau itu.

Kasus yang menjerat pria yang baru sebulan bebas dari penjara itu merupakan pengembangan penyidikan terhadap kasus suap izin alih fungsi hutan di Kabupaten Bogor pada 2014.

Bupati Bogor Ade Yasin lambaikan tangan kanan, Selasa (25/6/2019)./Foto: Rishad

 

Selain Rahmat Yasin, lembaga antirasuah itu juga menetapkan FX Yohan Yap dari pihak swasta, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bogor M Zairin, serta Presiden Direktur PT Sentul City Kwee Cahyadi Kumala sebagai tersangka.

Dalam kasus baru itu, KPK menemukan masih adanya sejumlah penerimaan diduga gratifikasi oleh Rahmat Yasin yang saat itu menjabat sebagai Bupati Kabupaten Bogor.

Dalam perkembangannya, KPK lantas membuka penyelidikan baru dari kasus yang bermula dari alih fungsi lahan itu.

Bupati Bogor Ade Yasin lambaikan tangan kanan, Selasa (25/6/2019)./Foto: Rishad

 

Penetapan tersangka atas Rahmat Yasin itu sendiri dibenarkan Juru bicara KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di gedung Merah Putih, Jakarta.

“Setelah terdapat bukti permulaan yang cukup, KPK membuka penyidikan baru dan menetapkan RY, Bupati Bogor periode 2009-2014 sebagai tersangka,” beber Febri, Selasa (2/6/2019).

Febri menjelaskan, Rahmat Yasin diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor sebesar Rp8.931.326.223 yang digunakannya untuk biaya Pilkada 2013 dan Pileg 2014 lalu.

Selain gratifikasi berupa uang, KPK menduga Rahmat Yasin juga menerma gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor, serta mobil Toyota Velfire senilai Rp825 juta.

Bupati Bogor Ade Yasin lambaikan tangan kanan, Selasa (25/6/2019)./Foto: Rishad

 

(cek/pojokbogor)

Maryam

Share
Published by
Maryam
Tags: Ade YasinBerita Bogor Hari IniKabupaten BogorKasus Korupsi Rahmat Yasin

Recent Posts

  • Bandung
  • Nasional

Kuasa Hukum Jamal ‘Preman Pensiun’ Tunggu Surat Resmi Polisi, Ungkap Harapan pada Klien

Apalagi narkoba jenis sabu yang kerap digunakan para artis tanpa mereka sadari bahwa narkoba jenis ini bisa sangat cepat merusak…

23 Juli 2019 18:40 WIB 18:40
  • Cianjur

Miris, Masih SD Sudah Ngelem

Tiga bocah yang masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cugenang, tertangkap basah sedang asyik menggelar pesta…

23 Juli 2019 18:33 WIB 18:33
  • Depok

Vokasi UI-Universitas Terbuka Luncurkan Pelatihan Jarak Jauh

Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT), kemarin. Keduanya sepakat meluncurkan program pelatihan

23 Juli 2019 18:11 WIB 18:11
  • Bogor

Innalillahi, 7 Kecamatan di Kabupaten Bogor Kering Kerontang

Kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah atau kegiatan lain yang dapat memercikan api besar selama tiga bulan ini. Karena akan…

23 Juli 2019 17:56 WIB 17:56
  • Bandung

Alhamdulillah, 24 Personil Polrestabes Bandung Dapat Penghargaan, Lihat Videonya

Program ini terus kita lanjutkan dalam rangka apresiasi anggota dan sekaligus memotivasi kinerja anggota agar lebih aktif ddan profesional untuk…

23 Juli 2019 17:33 WIB 17:33