’’Ogah Repot’’ Bikin Pungli di Kota Bogor Seperti Membudaya

biaya sekolah
Ilustrasi Biaya Sekolah

POJOKJABAR.com, BOGOR – Eksistensi ‘mafia recehan’ yang bermain pada denda tilang ibarat penyakit yang sudah membudaya. Sulit untuk disembuhkan, karena sudah beranak-pinak.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, praktik ini sudah menjadi ‘lumrah’ di setiap daerah di Indonesia, termasuk Bogor.

“Hal ini tidak terlepas dari sikap pragmatis sebagian besar masyarakat yang mau gampang dan tidak mau repot,” kata Neta kepada Radar Bogor Rabu (17/02/2016).

Sepanjang sikap masyarakat masih tidak ingin serba repot, menurutnya, selama itulah budaya pungli tetap ada. Baik pada saat razia oleh kepolisian berlangsung, saat sidang di pengadilan, atau di manapun itu.


Sedangkan pengurusan tilang di pengadilan, jika masyarakat mau mengikuti proses dengan benar, maka dapat terhindar dari aksi pungli tersebut.