Insentif Dirut PDAM Tirta Pakuan Bogor 172%, Pegawai Turun 33%

pegawai pdam
Ilustrasi Pegawai PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Jabatan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor memang basah. Per bulan Januari 2016 saja, dirut mendapatkan insentif (premi) Rp37 juta (bukan gaji pokok).

Premi ini, 24 kali lipat dari pegawai biasa. Tak heran, jika Rabu (17/02/2016), ratusan pegawai BUMD yang dipimpin Untung Kurniadi itu, ramai-ramai melakukan aksi protes.

Kesenjangan salary kini memang sedang mengerogoti tubuh PDAM. Hal itu terungkap ketika para pegawai PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor membeberkan list kesenjangan bonus tahunan (jasa produksi) dan premi bulanan antara dirut,direktur umum (dirum), kepala bagian dan pegawai biasa ketika melakukan unjuk rasa di Balaikota Bogor kemarin pagi.

Tahun 2015 tercatat, dirut mendapat bonus jasa produksi mencapai Rp305 juta. Naik 2018 persen pada tahun 2014 yang hanya Rp96 juta. Nilai itu 46 kali bonus yang diterima pegawai biasa yakni Rp6,6 juta.


Selain itu setiap bulan dirut mendapat gaji pokok Rp39 juta. Jika ditambah dengan insentif setiap bulan Rp37 juta. Maka setiap bulan dirut mengantongi duit Rp76 juta.