Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Klaim Tidak Ada Pemotongan

pegawai pdam
Ilustrasi Pegawai PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Untung Kurniadi yang ditemui di sela-sela aksi protes anak buahnya mengaku, tidak ada pemotongan uang intensif di PDAM seperti yang diadukan.

Menurut Untung uang intensif itu keluar berdasarkan kinerja, dan menurutnya karyawan pun sudah menandatanganinya.

“Saya tidak potong uang intensif, kalau dipotong, itu misalnya karyawan tanda tangan Rp1juta, mereka terima Rp500 ribu,” kata Untung.

Untuk penempatan kerja yang dinilai semena-mena dia pun membantah. Menurutnya pegawai PDAM harus siap di tempatkan dimana-mana, karena direksi menurutnya mempunyai pertimbangan posisi jabatan yang dibutuhkan.


“Direksi punya pertimbangan-pertimbangan, perlu adanya rotasi, dan mutasi untuk mendongkrak kinerja PDAM, kalau karyawan menolak sebaiknya jangan bekerja di PDAM,” ancam Untung.