Penghapusan Minyak Curah Banyak Diprotes Pedagang di Bogor

minyak curah
Rencana Penghapusan Minyak Curah Banyak Dikeluhkan Pedagan. FOTO : Arifal / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Mulai Maret, pemerintah akan melarang minyak sawit curah dijual di pasaran. Hal tersebut pun disayangkan sejumlah pedagang. Sebab, minyak curah memberi keuntungan yang lebih besar dibanding kemasan bermerk.

Salah seorang pemilik toko di bilangan Jalan Raya Tajur Halang, Desa Sasakpanjang, R Sugianto (34) mengaku, daya beli masyarakat terhadap minyak goreng curah lebih tinggi.

“Kalau yang curah lebih cepat habis,” ucap Sugianto.

Minat beli masyarakat yang tinggi tersebut, dilatarbelakangi dengan harga yang murah, yakni sekitar Rp13 ribu per liter. Sedangkan harga di agen hanya Rp10.500. Selain itu, banyak masyarakat yang membeli minyak secara ecer.


Karenanya, keuntungan Sugi semakin besar dari penjualan eceran tersebut. Meski demikian, Sugi mengaku pasrah bila pemerintah menetapkan pelarangan menjual minyak curah. Meskipun ia memastikan keuntungannya akan berkurang saat keputusan itu berlaku.