Harga Turun, Penjualan Daging Ayam di Kabupaten Bogor Masih Sepi

harga penjualan daging ayam
Ilustrasi Harga Daging Ayam di Depok.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Turunnya harga jagung untuk pakan ternak, diiringi penurunan harga ayam potong di beberapa pasar tradisional. Namun, turunnya harga ayam tadik berdampak banyak bagi pendapatan para pedagang.

Dimana konsumsi daging ayam menurun dan membuat omset pedagang terjun bebas. Seperti dikeluhkan Asep (45), penjual ayam potong di Pasar Citeureup Dua, Kecamatan Citeureup. Dia mengatakan, penurunan harga ayam ini tidak disertai meningkatnya konsumen.

“Konsumen berkurang, makanya penjualan juga turun. Untung, saya sudah punya langganan,” ujar Asep kepada Radar Bogor, Jumat (12/02/2016).

Asep menyebutkan, pasokan ayam saat ini sudah kembali normal. Sebelumnya sempat kosong saat harganya menyentuh Rp45.000 per kilogram.


“Sempat kosong, tapi kalau sekarang sudah mulai normal,” tutur Asep.

Sementara itu, Staf Pasar Citeureup Dua, Indra Bayu mengatakan, harga ayam sudah turun Rp10 ribu. Namun, pedagang mengeluh karena konsumen terus berkurang dan membuat omset menurun.

“Kini harga ayam di kisaran Rp28 ribu hingga Rp31 ribu per kilogram. Tapi, masih banyak pedagang mengeluh sepi pembeli,” tandas Indra Bayu.

(all/ radar bogor )