ESDM Kabupaten Bogor Sulit Bertindak, Ini Sebabnya

esdm
ILEGAL: Polisi menyisir lubang penambangan ilegal di Kampung Cilangkap, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Rabu (10/2/2016). FOTO : Andika / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Penertiban tambang emas ilegal di Kampung Cilangkap, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, tidak mendapat respon positif Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor, Ridwan Syamsudin.

Ridwan beralasan, seluruh kewenangan penambangan kini diambil alih pemerintah provinsi. Seperti izin tambang atau eksplorasi tambang tanah, pasir dan batu. Pengambil alihan wewenang ini semakin membuka keran menjamurnya penambangan ilegal.

“Kini, izin usaha pertambangan semua menerbitkan pemerintah provinsi dan pusat. Makanya sistem pembagian dan penggolongan bahan galian yang dulu tidak berlaku lagi sekarang,” ujar Ridwan kepada Radar Bogor, Kamis (11/02/2016).

Namun, pihaknya tetap mengapresiasi tindakan polisi yang menertibkan dan menangkap para pelaku penambang emas ilegal di Kampung Cilangkap, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Rabu (10/2/2016) lalu.


“Terus terang kami mengapresiasi apa yang dilakukan polisi dalam menenrtibkan sebagian kecil dari banyaknya penambangan ilegal,” terang Ridwan.