Waduh…. GRUP Tuding Bima Arya Khianati Pancasila

Sejumlah ormas yang tergabung dalam Gerakan Rakyat untuk Pancasila (GRUP) saat melakukan konferensi pers di Plaza Kapten Muslihat, Taman Topi, Kota Bogor, Kamis (11/2/2016) siang.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Gerakan Rakyat Untuk Pancasila (GRUP) mendeklarasikan gerakan penolakan rezim pencitraan. Gerakan yang dimotori oleh 25 ormas Kota Bogor ini mengecam aksi Walikota Bogor, Bima Arya yang hadir sekaligus meresmikan gedung baru Hisbut Tahrir Indonesia (HTI), Senin (8/2/2016) lalu.

“HTI adalah ormas anti Pancasila, masa kepala daerah meresmikan gedung barunya, itu sama saja dengan mendukung ormas tersebut,” kata Imron Hidayat, Ketua GP Ansor Kota Bogor

GRUP pula menolak aksi walikota yang seakan-akan terus melakukan pencitraan atas dirinya.

“Masih banyak kasus yang lebih penting, tapi dia (walikota) malah pencitraan terus, ini semata-mata hanya mengejar jabatan yang lebih tinggi,”kata Imron saat konferensi pers GRUP di Plaza Kapten Muslihat Taman Topi Kecamatan Bogor Tengah,  Kota Bogor, Kamis (11/2/2016)  siang.


Mereka menilai, bahwa walikota Bogor telah mengkhianati Pancasila dan UUD.

“Ini penyalahgunaan kewenangan, maskot Kota Bogor mencerminkan kepala daerah yang akan menghancurkan negara,” ujarnya

Nantinya, mereka akan melakukan beberapa aksi gerakan untuk mendesak Walikota Bogor untuk turun dari jabatannya. Mereka pun menghimbau kepada DPRD kota Bogor untuk melakukan hak angket atas kasus ini

“Lebih baik walikota Bogor mengundurkan diri,” tutup Imron.

(dmas/pj)