Perangi Seks Bebas, MUI Kabupaten Bogor Siapkan 50 Ulama Muda Tiap Tahun

Ketua Umum MUI kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukri Aji

POJOKJABAR.com, BOGOR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, mengajak masyarakat, perangi seks bebas dengan cara menghindari perayaaan hari valentine dan prostitusi online. Karena memiliki dampak negatif sangat besar untuk hari valantine dan prostitusi online, untuk itu MUI Kabupaten Bogor  sangat melarang keduanya.

Menurut Ketua umum MUI kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukri Aji untuk mengantisipasinya  MUI Kabupaten Bogor, sudah siapkan kader ulama sebanyak 50 orang tiap tahunnya. Mereka didik, salah satunya untuk memerangi masalah ini Kabupaten Bogor.

“Hari valentine merupakan tradisi saling memberikan coklat, tak jarang ada kondomnya, apalagi prostitusi online yang memang benar-benar haram” kata Mukri Aji pada Pojokjabar.com, Kamis (11/2/2016).

Dia menambahkan, kasih sayang itu tidak ada harinya, kasih sayang itu ada selamanya. Orang tua wajib memberikan pengertian kepada para anaknya.


“Hari kasih sayang yang dilaksanakan merupakan pelampiasan cinta kasih yang kebablasan, dan itu bukan cinta kasih yang sebenarnya. Kalau cinta kasih itu saling menjaga menghormati. Yang banyak kejadian saat ini, wanitanya dibuat hamil, trus laki-lakinya pergi” tambahnya.

Begitu juga dengan prostitusi online juga, harus diantisipasi sejak dini. Apalagi Kabupaten Bogor adalah kabupaten tegar beriman.

”Mari bersama bergadeng tangan dengan muspika maupun muspida untuk perangi ini,” lanjut Mukri.

(rim/dea/pj)