Kemenhub Tidak Tahu Perubahan Rute LRT Kota Bogor

jalur lrt
SEPI: Tampak lahan Tanah Baru yang diisi kebun singkong oleh warga. Nantinya lahan ini akan dibangun stasiun akhir LRT. FOTO : Rubi / Radar Bogor.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Usulan Walikota Bogor Bima Arya terkait perubahan rute stasiun akhir jaringan kereta ringan light rail transit (LRT) dari Baranangsiang ke Tanah Baru, ternyata, belum sampai ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Bahkan, usulan  merevisi Perpres 98 Tahun 2015 tentang Percepatan LRT di kawasan Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Depok juga belum sampai di kementerian yang dipimpin Ignasius Jonan tersebut.

“Belum pernah dibahas. Sampai saat ini, yang dibahas di Kemenhub baru pembangunan LRT dari Cawang ke Cibubur,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskom) Kemenhub JA Barata, Rabu (10/02/2016).

Menurutnya, kalau memang ada keberatan dari Walikota Bogor Bima Arya terkait Perpres 98 Tahun 2015 tentang Percepatan LRT,  hal ini bisa saja disampaikan Kemenhub.


“Kalau memang dari sana keberatan, bisa saja disampaikan. Ada nanti pembahasan untuk itu. Tapi kan Bogor masih tahap dua, sampai saat ini yang dibahas di Kemenhub baru rute Cawang ke Cibubur,” jelasnya.