Ceramah Ustadz Maulana Soal Maulid Nabi dan Telur Bikin Ngakak

Ustdaz Maulana diapit Walikota Bogor Bima Arya dan Ketua DPD KKSS Kota Bogor Awaluddin Sarmidi.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan Dewan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (DPD KKSS) Kota Bogor menghadirkan Ustadz Maulana sebagai penceramah, Sabtu (6/2/2016).

Dalam ceramahnya, Ustadz Maulana menjelaskan arti telur yang menjadi ciri khas Maulid Nabi Muhammad SAW bagi warga Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ustadz yang memiliki ciri khas ‘jamaah oh jamaah’ saat berceramah itu mengatakan, masyarakat Sulawesi Selatan mempunyai tradisi yang berbeda dengan masyarakat di daerah lain saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi tersebut yakni adanya songkolo dan telur.

BACA: Bima Arya Terkesan Tugu Kujang dari Telur Buatan KKSS Bogor


Menurut Ustad asli Sulawesi Selatan ini, telur dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi masyarakat Sulsel merupakan sebuah simbol kelahiran.

“Maulid Nabi Muhammad SAW di masyarakat Sulsel itu identik dengan telur karena telur itu simbol kelahiran manusia,” ujar Ustadz Maulana dalam ceramahnya.

Maulid Nabi KKSS Kota Bogor
Ustadz Maulana memberikan ceramah di acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan DPD KKSS Kota Bogor.

“Semua manusia punya telur. Laki-laki punya telur. Tapi itu tidak usah dibahas karena semua sudah tahu, jumlahnya juga sudah tahu,” ujar Ustadz Maulana disambut tawa para hadirin.

Dikatakan Ustadz Maulana, bukan hanya laki-laki yang punya telur. Perempuan juga punya, namanya indung telur.

“Kalau perempuan tidak punya indung telur, maka kita tidak akan lahir di dunia ini,” tandas Ustadz Maulana.

(bis/pj)