SDN Cigombong 2 Bantah Arahkan Siswa Beli LKS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKJABAR.com, BOGOR – Sudah ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masih saja menjualkan Lembar kerja siswa (LKS). Hal inilah yang terjadi di SDN Cigombong 2 senin (5/10/2015).

Menanggapi masalah tersebut, Kepala Sekolah SDN Cigombong 2 Enah Nurhasanah membantah kalau penjualan LKS tersebut bukan inisiatif sekolah melainkan orang tua wali yang membeli LKS sendiri.

“Kami tidak pernah mengarahkan siswa untuk membeli LKS. Bahkan para siswa sudah mempunyai LKS lebih dulu,”tegasnya kepada wartawan koran ini senin(5/10/2015).

Ia juga mengatakan, bahwa ada kewajiban guru untuk membuat lembar kerja siswa di dalam rencana program pembelajaran (RPP). Namun untuk masalah pembelian LKS sendiri pihaknya tidak mengarahkan para siswa untuk membeli.

“Secepatnya kami akan mengadakan rapat dengan para guru perihal itu, agar tidak sepenuhnya LKS menjadi acuan dalam memberikan materi pembelajaran,”tandasnya

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan Cigombong Ahmad Yani menjelaskan, sebenarnya tidak diperbolehkan ada praktek jual beli LKS di sekolah. Karena sudah ada buku yang dibiayai oleh dana bantuan operasional sekolah (BOS).

“Sebenarnya tidak boleh ada praktek jual beli buku kepada siswa, karena materi pembelajaran sudah di biayai dari dana BOS. Jadi untuk LKS sendiri sebetulnya tidak wajib,”jelasnya

(radar bogor/nal)

Feeds