Tukang Pijat Seksi Berlarian

RAZIA: Kompol Pahyuni sedang berdialog dengan pengelola panti pijat, Minggu (30/8/2015).
RAZIA: Kompol Pahyuni sedang berdialog dengan pengelola panti pijat, Minggu (30/8/2015).
RAZIA: Kompol Pahyuni sedang berdialog dengan pengelola panti pijat, Minggu (30/8/2015).

POJOKJABAR.com RADAR BOGOR-Setelah bebas beroperasi selama beberapa tahun, akhirnya Muspika Babakanmadang merazia berbagai panti pijat, kemarin. Melihat petugas datang, sejumlah perempuan berpakaian seksi berlarian menghindari pemeriksaan.

Kapolsek Babakanmadang, Kompol Pahyuni mengungkapkan, telah mengamankan tiga pasangan bukan suami istri yang sedang berada di dalam satu ruangan.

“Kami sudah meminta keterangan pengelola. Mereka hanya memiliki ijin usaha, bukan izin panti pijat” kata Pahyuni.

Kepala Unit Trantib Kecamatan Babakanmadang, Muhktar mengaku, akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Bogor untuk menindak banyaknya panti pijat tanpa izin di wilayahnya.


Sementara itu, Satpol PP Kabupaten Bogor berjanji menutup secara permanen panti pijat yang ada di kawasan Sentul City. Penutupan akan dilakukan jika panti pijat itu terbukti menyediakan pelayanan esek-esek.

“Kalau benar terbukti akan kita tutup,” ucap Kabid Dalops Satpol PP Kabupaten Bogor, Asnan.

Ia juga menyebutkan, kemungkinan besar panti pijat yang ada di kawasan ruko itu belum mengantongi izin.

Sementara itu, Kabid Bina Riksa Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengklaim jika pihaknya sudah beberapa kali menertibkan panti pijak di kawasan tersebut. Hanya saja, mereka sering kucing-kucingan dengan petugas.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan pemeriksaan lagi,” katanya.

(radar bogor/rub/b)