Sopir Angkot Tolak Betonisasi

DITOLAK: Betonisasi di Jalan Dramaga-Ciherang ditolak para sopir angkot karena akan menutup dua ruas jalan.
DITOLAK: Betonisasi di Jalan Dramaga-Ciherang ditolak para sopir angkot karena akan menutup dua ruas jalan.
DITOLAK: Betonisasi di Jalan Dramaga-Ciherang ditolak para sopir angkot karena akan menutup dua ruas jalan.

POJOKJABAR.com RADAR BOGOR-Dua truk molen yang membawa bahan beton untuk pengecoran di ruas Jalan Ciherang, Dramaga, diusir puluhan sopir angkot kemarin. Musababnya, para sopir menilai pemborong telah melangar kesepakatan sebelum pengerjaan berlangsung.

“Kesepakatan sebelumnya, pengerjaan betonisasi jalan dengan cara bertahap. Sebelah jalan kering, baru dikerjakan sebelahnya lagi. Tapi ini langsung semuanya dicor. Jadi angkot nggak bisa lewat,” keluh salah satu pemilik angkot Ciherang, Soleh.

Ia mengaku kesal dengan cara pengerjaan betonisasi yang merugikan sopir dan warga sekitar. Pengecoran dua ruas jalan sekaligus menyebabkan kemacetan parah di sekitar pembangunan.

“Para sopir angkot tetap menginginkan agar pengerjaan betonisasi jalan setengah-setengah, sehingga angkot bisa beroperasi,” ungkapnya.


Menanggapi itu, Kepala Desa Ciherang, Suherwin berjanjui segera bermusyawarah dengan Organda serta pihak kontraktor. Ia berharap semua pihak dapat duduk bersama mencari solusi penyelesaian masalah tersebut.

“Harapan kami pengecoran dikembalikan pada kesepakatan awal. Yaitu, dikerjakan setengah ruas jalan, tidak ditutup. Jadi para sopir angkot masih bisa beroperasi dan melintas. Bahan bentonisasi yang sudah diturunkan, akan dikikis kembali,” harapnya.

(radar bogor/han/c)