Sudah 160 Kebakaran Terjadi di Bogor

MUSIBAH: Kobaran api menghanguskan tujuh kios di Kecamatan Cigombong.
ilustrasi kebakaran.
Ilustrasi kebakaran.

POJOKJABAR.com, BOGOR – Kemarau panjang membuat potensi kebakaran rawan terjadi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat selama semester pertama hingga Juli 2015 sudah terjadi sebanyak 160 kebakaran. Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Budi Aksomo mengatakan, penyebab kebakaran umumnya karena korsleting listrik.

“65 persen bencana tahun ini adalah kebakaran,” ujar Budi saat ditemui Metro­politan di kantornya kemarin.

Selain itu, faktor kelalaian juga kerap jadi penyebab kasus kebakaran terjadi. Di antaranya, kompor yang lupa dimatikan, pembakaran sampah yang merembet hingga puntung rokok yang tak mati sempurna.

“Tahun ini memang yang paling parah, hal-hal sepele saja bisa menyebabkan kebakaran,” bebernya


Dari 160 kejadian, Budi merinci diantara­nya 51 rumah yang terbakar, 8 perkantoran, 10 toko dan sisanya kebakaran lahan atau kebun.

“Saya harap semua masyarakat selalu tanggap bencana. Kita ingin me­minimalisir agar kebakaran tidak terus ter­jadi,”pungkasnya.

(metropolitan.id/cr1/b/feb)