Pabrik Saus Gunakan Bahan Pengawet

DIGEREBEK: Salah satu pabrik saus di Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, digeledah polisi dan petugas BPOM, Jumat (28/8/2015).
DIGEREBEK: Salah satu pabrik saus di Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, digeledah polisi dan petugas BPOM, Jumat (28/8/2015).
DIGEREBEK: Salah satu pabrik saus di Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, digeledah polisi dan petugas BPOM, Jumat (28/8/2015).

POJOKJABAR.com, RADAR BOGOR-Salah satu pabrik saus di Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, digeledah polisi dan petugas BPOM Jumat (28/8/2015). Ini terkait dugaan adanya penggunaan bahan pengawet.

Selain temuan adanya beberapa jenis zat pewarna pakaian dan bahan pengawet, penggeledahan yang dipimpin Kapolsek Klapanunggal AKP Deden Kusmara dan Kasi Penyidik BPOM RI Edy Kusnaedi tersebut juga mendapati pabrik tidak memiliki izin dari Badan POM.

Penggeledahan berawal dari laporan warga kepada polisi yang curiga dengan aktivitas pabrik milik warga negara asing (WNA) asal Tiongkok itu.

Kapolsek Klapanunggal AKP Denden Kusmara pun membenarkannya.


“Selain tidak berizin, ternyata pabrik ini juga menggunakan bahan pengawet,” ujarnya.

Kata dia, pabrik saus merek Sedap Harum ini diproduksi Sin LI Food, dalam naungan PT Sinar Nusa Indah Cemerlang. Polisi juga mengamankan enam pekerja serta pemilik pabrik bernama Petrick.

“Ia WNA asal Tiongkok. Sementara, karyawannya kami tahan untuk dipintai keterangan,” tuturnya.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan beberapa bahan pembuatan saus yang diduga mengandung zar berbahaya. Barang bukti ini akan diuji lebih lanjut. Selama proses penyidikan, pabrik tidak diperbolehkan beroperasi.

“Atas perbuatannya, pemilik pabrik akan kami jerat dengan UU Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tandasnya.

(radar bogor/azi/c)