Angkot Bogor Bakal Disubsidi

angkot-bogor
Angkutan Umum Bogor. FOTO : Dokumen Radar Bogor.
MACET: Salah satu ruas jalan di Kota Bogor dipenuhi angkot saat jam sibuk.
MACET: Salah satu ruas jalan di Kota Bogor dipenuhi angkot saat jam sibuk.

POJOKJABAR.com,  RADAR BOGOR – Pemerintah Kota Bogor sedang mempersiapkan subsidi untuk angkutan kota (angkot) di Kota Bogor. Opsi subsidi yang dilakukan pun sedang digodok. Apakah melalui keringanan pemotongan pajak kendaraan maupun berkonsolidasi dengan pemerintah pusat. Hal itu lantaran masih banyaknya angkot yang enggan berbadan hukum.

Ketua Tim Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan (TP4), Yayat Supriatna mengatakan, aturan angkot berbadan hukum  merupakan amanat Undang-Undang (UU) yang memang harus dijalankan dengan baik oleh pemerintah yang berada di daerah. Dengan berbadan hukum, maka penataan angkot akan lebih baik dibandingkan oleh perseorangan.

“Dengan begini, otomatis pengelolaan angkot akan lebih dioptimalkan lagi. Ini kan upaya pemerintah agar angkutan umum itu lebih tertata dengan baik, dan nanti juga akan ada upaya bantuan insentif dari pemerintah,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, Sabtu (29/8/2015).

Saat ini, sambung Yayat, pemkot sedang melakukan upaya konsolidasi dengan pemerintah pusat dan membangun berbagai kerja sama untuk mengembangkan angkutan umum di Kota Bogor.


“Bentuk insentif dari pemkot sekarang lagi dicanangkan agar dapat bantuan dari pemerintah pusat,” terangnya.

Menururt dia, aturan angkot berbadan hukum juga bertujuan agar angkot di Kota Bogor bisa terintegrasi dengan angkot se-Jabodetabek. Tak hanya itu, pola pembinaan juga akan dilakukan kepada badan hukum yang menaungi para pengusaha angkot. Sebab, badan hukum harus dibina agar pengelolaan bisa profesional dan terarah.

“Ke depannya juga akan ada rerouting untuk angkot,” tegasnya.

Untuk diketahui, dari total 3.412 angkot di Kota Bogor, baru 1.584  yang berbadan hukum. Masih ada 1.828 angkot yang belum berbadan hukum. Perinciannya, 525 angkot dalam tahap pengusulan dan verifikasi, sementara 1.303 angkot masih dalam pertimbangan.

(radar bogor/hur/c)