41 Ibu dan Anak Meninggal

ib-bayi-meninggal

POJOKJABAR.com, RADAR BOGOR–Kabupaten Bogor belum terbebas dari masalah kematian ibu dan anak. Dinas Kesehatan (Dinkes) mengaku, sudah ada puluhan ibu dan anak meninggal.

“Sampai akhir Agustus ini, tercatat angka kematian ibu dan anak mencapai 41 orang. Sedangkan, di bulan yang sama tahun lalu, ada 71 orang. Tentu saja kami berupaya terus menekan sampai sekecil mungkin,” ujarnya usai rapat dengan Komisi IV, di ruang Serbaguna gedung DPRD Kabupaten Bogor Jumat (28/8/2015).

Devi mengungkapkan, ada sepuluh kecamatan yang menjadi penyumbang tertinggi kasus kematian ibu dan anak ini. Yakni Parung, Rumpin, Jasinga, Nanggung, Ciomas, Tanjungsari, Cibungbulang, Cileungsi, Citeureup dan Cigombong.


“Petugas kesehatan dibantu unsur masyarakat akan terus menyosialisasikan penyebab kematian ibu dan anak dan upaya apa yang harus dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor menilai, jumlah 41 ini masih sangat tinggi. Apalagi, angka angka tersebut disodorkan pada Agustus.

“Ini perhitungan sampai Agustus dan tahun ini masih menyisakan beberapa bulan ke depan,” anggota Komisi IV Amin Sugandi.

Komisi IV juga meminta, data pembanding dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor yang menurut Amin, pada sejumlah capaian seringkali ditemukan perbedaan antara data yang disajikan pemda dengan BPS.

(radar bogor/ful)