Mahasiswa Ontrog Kantor DKP

PROTES: Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bogor berunjuk rasa di depan kantor DKP. Mereka mempertanyakan dana CSR yang dikelola dinas tersebut.
PROTES: Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bogor berunjuk rasa di depan kantor DKP. Mereka mempertanyakan dana CSR yang dikelola dinas tersebut.
PROTES: Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bogor berunjuk rasa di depan kantor DKP. Mereka mempertanyakan dana CSR yang dikelola dinas tersebut.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR –  Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bogor melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor di Jalan Paledang,  Kota Bogor,  Rabu (26/8/2015). Mahasiswa menilai, DKP terindikasi telah melakukan korupsi dalam mengelola uang daerah sebesar Rp40 miliar.

“Saya heran, program di DKP itu banyak menggunakan dana dari Corpirate Social Responsibility (CSR), tetapi mengapa biaya yang dikeluarkan pemerintah juga cukup besar,” ujar Ketua Aksi Abdul malik.

Menurut dia, penggunaan dana CSR itu cukup banyak sehingga banyak indikasi korupsi terjadi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipimpin oleh Irwan Rianto itu.

“Kami harap tim audit turun untuk mengaudit DKP, agar memeriksa keuangan mereka,” tegasnya.


Selain dugaan korupsi, pengunjuk rasa juga memprotes rencana DKP Kota Bogor yang akan menaikan pajak penerangan jalan pada penggunaan PJU sebesar enam persen.

Padahal, saat ini pajak yang dibebankan kepada warga hanya tiga persen saja. Menurut mahasiswa, kenaikan itu dilakukan untuk menutupi defisit dalam pembangunan yang menelan anggaran hingga Rp 40 miliar.

“Itu hanya akan memberatkan masyarakat kecil saja, sedangkan saat ini serba susah, kami protes rencana itu,” tutur dia.

(radar bogor/ded/c)