Warga Parung Pilih Nikah Siri

data-pernikahan-KUA

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR–Sebagian warga Kecamatan Parung lebih memilih nikah siri dibanding nikah resmi. Indikasi ini terlihat dengan menurunnya jumlah calon pengantin yang mendaftarkan pernikahannya ke Kantor Urusan Agama (KUA).

KUA Kecamatan Parung mencatat penurunan ini terjadi sejak 2014. Pada 2010 tercatat 1.101 pasangam, 2011 sebanyak 1.083, 2012 meningkat menjadi 1.199, sampai pada 2013 menjadi 1.145. Namun, di 2014 mulai mengalami penurunan menjadi 960 pasangan.

“Memang setiap tahun ada penurunan dan kenaikan jumlah pernikahan. Ada kemungkinan warga memilih kawin siri,” ujar Kepala KUA Kecamatan Parung Enjat Munjiat seperi dilansirRadar Bogor, Senin (24/8/2015).


Menurutnya, banyak faktor penyebab turunnya minat masyrakat mendaftarkan pernikahannya ke KUA. Seperti pasangan yang sebelumnya pernah menikah dan tidak mengurus perceraian secara resmi.

Tak hanya itu, faktor ekonomi juga menjadi penyebab utama  warga enggan menikah secara negara.

“Karena takut biaya tinggi, warga memilih pernikahan yang mudah dan murah tanpa mempertimbangkan dampak di kemudian hari,” ujarnya.

Enjat mengimbau masyarakat melakukan pernihakan secara sah di KUA, agar momen pernikahan ini tercatat secara negara.

“Saya menyarankan masyarakat menikah secara resmi di KUA,” tukasnya.

(radar bogor/dhi/c)